DPRD Ultimatum PT Telkom Segera Rapikan Kabel Terjuntai ke Bawah

News, Politik137 Dilihat

MEDAN – WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, H Ihwan Ritonga mengultimatum PT Telkom untuk merapikan/menata kembali kabel-kabel telkom yang menjuntai ke bawah hingga menyentuh tanah, sehingga dikhawatirkan akan ada jatuh korban kecelakaan karena terkena kabel yang menjuntai ke bawah tersebut.
“Kita tidak mau ada masyarakat yang jatuh saat berkenderaan terkena kabel telkom terjuntai ke bawah. Kalau hanya luka, jika ada korban nyawa akibat hal tersebut bagaimana pihak Telkom bertanggung jawab,” kata Ihwan Ritonga saat ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (09/08/2023).
Ditegaskan, pihaknya tidak mau tahu siapa yang mengerjakan pemasangan kabel telkom tiang ke tiang dinilai kurang profesional. Akibatnya semerawut hingga kabelnya terjuntai ke bawah dan merusak estetika kota. “Jangan sampai keindahan kota jelek hanya gara-gara kabel dimana-mana terlihat terjuntai. Dan kesannya ada semacam pembiaran kemudian bisa mengundang aksi pencurian kabel,” ujarnya.
Oleh karena itu, DPRD Kota Medan, lanjut politisi Partai Gerindra Kota Medan ini, bila ultimatum yang diberikan terkesan diabaikan, maka dewan akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) secepatnya sebelum ada korban kecelakaan atau sebaliknya terjadi.
Ketua Fraksi Gerindra DPD Kota Medan, H Surianto SH (Butong)
Ketua Fraksi Gerindra DPD Kota Medan, H Surianto SH (Butong)
Semestinya, sambung Ihwan, PT Telkom menegur atau peringatan keras terhadap pihak rekanannya (pihak ketiga) yang memasang kabel telkom kurang profesional tersebut. Begitu juga, PT Telkom seharusnya melihat Pemko Medan dengan gigihnya melakukan pembenahan di sana-sini Kota Medan lebih indah, malah rusak gara-gara kabel telkom tersebut. “Seharusnya berkolaborasi bagaimana Kota Medan ini indah dan tidak semerawut dengan kabel yang terjuntai ke bawah,” katanya. (red)

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.