Turun di Bulan Ramadan, Al-Qur’an Ajarkan Nilai-nilai agar Manusia Selamat Dunia Akhirat

News519 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Ramadan merupakan bulan tilawah dan tadarus Al-Qur’an, karena di bulan suci ini pula kitab suci umat Islam ini diturunkan kepada Rasullah Muhammad SAW. Peristiwa turunnya Al-Quran di malam penuh kemuliaan tersebut akan diperingati Pemko Medan sebagai Malam Nuzulul Qur’an, Senin (18/4) malam ini di Masjid Silaturrahim, Medan Polonia.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Wiriya Alrahman pada kegiatan Safari Ramadan 1443 H Pemko Medan di Masjid Taqwa Polonia, Medan Polonia, Senin (18/4) petang.

Bagi umat Islam, lanjutnya, makna Nuzulul Qur’an begitu besar. Disebutkannya, Al-qur’an mengajarkan nilai-nilai yang membawa manusia pada keselamatan dunia akhirat. “Alangkah ruginya bila seorang muslim masih belum mampu mempelajari Al-Qur’an secara bersungguh-sungguh,” ungkapnya.

Dalam perhelatan yang juga diisi tausyiah ustad Dr. H.M. Syukri Albani Nasution, Lc., M.A. dan dihadiri segenap pimpinan OPD dan Camat Medan Polonia serta Lurah di Kecamatan itu, jamaah Masjid Taqwa, ibu-ibu pengajian, dan anak-anak yatim piatu tersebut, Bobby Nasution diwakili Sekda menyerahkan bantuan Pemko Medan sebesar Rp 50 juta untuk renovasi Masjid tersebut. Selain dana bantuan yang diterima oleh Ketua BKM Taqwa Ir. Munawar itu, Pemko Medan juga menyerahkan Paket Sembako Ramadan. Anak yatim piatu di Kecamatan Medan Polonia diberikan tali asih pada acara yang tetap berlangsung lancar walau hujan mengguyur.

Bobby Nasution juga menyampaikan program masjid mandiri yang diluncurkan Pemko Medan bertujuan untuk kemaslahatan umat Islam. Sampai tahun lalu, lanjutnya, ada 1.115 masjid dan 653 musala terdapat di Medan. Jumlah ini cukup memadai untuk menjadikan masjid dan musala tersebut sebagai centrum kegiatan umat Islam.

Menurutnya, selama ini cenderung ada paradigma yang memisahkan masjid hanya sebagai tempat beribadah dan abai dari kegiatan pemberdayaan umat. Paradigma itu harus diubah sehingga masjid dapat diberdayakan sebagai titik awal pemberdayaan ekonomi umat. Sejarah mencatat, tambahnya, sejak masa Rasulullah masjid sudah diberdayakan sebagai centrum aktivitas.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Untuk itu, para pengurus masjid tapi juga harus melayani jamaah,” sebutnya.(rizky)