Songsong Dibuka Wisata, Tourism Malaysia Medan Bagikan Booklet Promosi ke sekolah dan Kampus

News344 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN-Menyongsong dibuka dengan sepenuhnya wisata ke Malaysia, Tourism Malaysia Medan membagikan sejumlah booklet promosi di beberapa sekolah dan kampus yang ada di kota Medan.

“Booklet tersebut berisikan informasi mengenai destinasi wisata yang ada di semua negeri di Malaysia,” kata Konsul Pelancongan Malaysia di Medan, Hishamuddin Mustafa dalam keterangan tertulis, Rabu (12/1/2022)

Disebutkannya, di antara sekolah dan kampus yang mendapatkan booklet dan brosur tersebut adalah Medan International School (MIS), Nur Ihsan Islamic Fullday School, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIKPE), Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, dan Universitas Pelita Harapan (UPH).

Disebutkan, bermula 15 November 2021, Langkawi telah membuka pariwisatanya bagi wisatawan mancanegara hingga saat ini.

Hishamuddin mengatakan dengan dibukanya Langkawi ini merupakan kabar baik bagi dunia pariwisata,

“Kami berharap secepatnya dapat dibuka destinasi lainnya di Malaysia. Untuk saat ini baru Langkawi, karena itu tugas kami adalah mempromosikan Langkawi,” kata Hishamuddin.

Dijelaskannya, promosi ini tidak dapat  dijalankan sepihak. Perlu ada penyesuaian SOP dari pemerintah Indonesia juga, yang mana SOP itu adalah win- win solution untuk pemain industri pariwisata kedua negara.

” Promosi ini akan terbentur dengan peraturan kuarantin di Indonesia. Jadi kami harapkan akan ada peraturan yang terbaiklah dari pemerintah”, ujarnya.

Sebagaimana yang diketahui Langkawi telah membuka wisatanya, dengan tidak menetapkan karantina, hanya harus tinggal di Langkawi selama minimal 3 hari, dan minimal 7 hari jika ingin berwisata di luar Langkawi, seperti Kuala Lumpur, Penang, Melaka, dan negeri-negeri lainnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Travel Bubble Langkawi sampai saat ini berjalan sukses,  dengan telah menerima 2,053 pelancong mancanegara dan 83 di antaranya adalah pelancong Indonesia.

Selain booklet wisata Malaysia, Tourism Malaysia Medan juga menyerahkan brosur Pendidikan Malaysia, bertujuan untuk memberikan informasi yang berguna bagi pelajar dan mahasiswa serta kalangan akademisi yang ingin melanjutkan Pendidikan di Malaysia.

Tourism Malaysia Medan juga akan menjalin kerjasama dengan Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia (WBI), yang mana WBI nantinya akan menyediakan ruang bagi Tourism Malaysia Medan untuk meletakkan bahan-bahan promosi. Ruang tersebut diberi nama “Tourism Malaysia Corner”.

Tourism Malaysia menerbitkan sejumlah booklet dan brosur untuk wisatawan yang memerlukan informasi aktual destinasi-destinasi wisata yang ada di Malaysia.

Selain booklet dan brosur juga ada peta Malaysia, Kuala Lumpur, Penang, Johor Bahru, dan negeri lainnya di Malaysia yang dapat dengan mudah dibawa wisatawan.

Jika ada sekolah-sekolah dan kampus-kampus lainnya yang menginginkan booklet, brosur, dan peta, dapat menghubungi Tourism Malaysia di Medan melalui saluran telpon 0614523192 ataupun What’s app 081919623932

Booklet destinasi Malaysia dapat juga diakses melalui e-brochures Tourism Malaysia  dan untuk dapat mengetahui kampus-kampus negeri di Malaysia, dapat mengunduh aplikasi Ayo Kuliah Di Malaysia .  ( swisma