Selesai Penataan Rumah Layak Huni, Presiden Ungkapkan Penataan Kawasan Belawan Akan Dilanjutkan Kementrian PUPR

News82 Dilihat

GLOBALMEDN.COM, MEDAN – Sejak pagi masyarakat dengan penuh antusias berkumpul untuk menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo, Kamis (7/7). Sebab, mereka mengetahui Presiden akan mengunjungi lokasi bedah rumah warga di Kampung Belawan Bahari Lorong VI, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan. Mereka ingin melihat dari dekat  pemimpin yang selama ini terkenal  sederhana dan sangat dekat dengan rakyatnya tersebut. Kecintaan masyarakat akan Presiden cukup tinggi, terbukti mereka menghiraukan teriknya matahari yang sangat menyengat kulit mulai sejak pagi hingga siang hari tersebut.

Masyarakat berdiri dengan tertib di kiri dan kanan jalan menunggu kedatangan Presiden. Begitu melihat iringan kendaraan mobil Presiden tiba, warga sontak kegirangan menyambut sambil melambaikan tangan. Apalagi begitu turun dari mobil, Presiden langsung menyapa warga sehingga suasana semakin riuh. Ditambah lagi Presiden selanjutnya membagi-bagikan sejumlah bingkisan sebelum menuju lokasi rumah yang dibedah.

Selain Wali Kota Medan Bobby Nasution, Presiden turut didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI M Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Kunjungan yang dilakukan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 tahun 2022 yang dilaksanakan di Kota Medan. Selanjutnya, Presiden berjalan memasuki Lorong VI untuk melihat rumah yang telah selesai dibedah guna mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat sekaligus sebagai upaya mendukung penanganan stunting di Kota Medan.

Kedatangan Presiden disambut meriah warga Lorong VI dari rumahnya masing-masing, sebab baru kali pertama Kawasan mereka tinggal dikunjungi orang nomor satu di Indonesia tersebut. Yang pertama kali dikunjungi Presiden yakni rumah seorang ibu tua yang akan dibedah, rumah papan itu atapnya sudah dibuka. Selain menyapa dengan ramah si empunya rumah, Presiden juga memberikan bingkisan yang berisikan bahan kebutuhan pokok. Kepada sang ibu, Presiden mengatakan rumahnya dibedah.

Setelah itu Presiden mendatangi tiga rumah kakak beradik yang telah selesai dibedah. Ketiga kakak beradik itu tampak sangat gembira disertai rasa haru menyambut kedatangan Presiden. Dengan mata berkaca-kaca, mereka mengucapkan terima kasih karena rumah mereka kini layak huni dan bebas dari banjir. Presiden didampingi Menteri PUPR dan Bobby Nasution selanjutnya memasuki ketiga rumah untuk melihat kondisi di dalamnya.

Selesai meninjau ketiga rumah yang telah selesai dibedah, Presiden mengungkapkan, perbaikan kawasan Kampung Belawan Bahari di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan  Medan Belawan sudah mulai dilakukan Pemko Medan. Dikatakan Presiden, perbaikan ditandai dengan dilakukannya pembedahan yang selama ini tidak layak huni menjadi layak huni.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Yang ingin dikerjakan di sini ialah penataan kawasan, penataan rumah yang layak huni dan itu sudah mulai dilakukan oleh Pemko Medan,” kata Presiden.

Setelah penataan rumah selesai dilakukan, kata Presiden, penataan kawasan Belawan akan dilanjutkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR. Dimana pengerjaan penataan Kawasan yang akan dilakukan, ungkapnya, mencakup pengelolaan air bersih, sistem sanitasi dan perbaikan jalan di perkampungan.

“Semua akan ditata agar masyarakatnya lebih sehat dan baik. Kita juga berharap kemiskinan dapat terhentaskan,” harapnya.

Mengenai masalah banjir rob yang kerap melanda kawasan Medan Belawan, Presiden Joko Widodo mengatakan, penanganan yang dilakukan dengan segera membangun tanggul penahan banjir rob sehingga  masyarakat di Medan Belawan nantinya tidak lagi merasakan banjir. “Saat ini sedang proses lelang. Selesai lelang tinggal dijalankan karena memang sudah berpuluh-tahun banjir rob disini,” ungkapnya.

Sementara itu Bobby Nasution berpesan kepada ketiga kakak beradik itu dapat merawat dan menjaga dengan sebaik-baiknya rumah mereka yang telah selesai dibedah tersebut. ”Semoga ibu beserta anggota keluarga sekarang dapat hidup lebih tenang lagi, ya,” pesan Bobby Nasution mendampingi Presiden usai meninjau rumah.

Ucapan terima kasih yang tak terhingga disampaikan Madina (43), mewakili kakak beradik yang rumahnya telah selesai dibedah. Wanita berstatus single parent itu mengaku seperti bermimpi karena tidak menyangka rumahnya beserta rumah kedua adiknya dibedah. Padahal selama ini, paparnya, mereka hidup dalam rumah yang tidak layak huni dan selalu terendam jika banjir rob datang.

Untuk memperbaiki rumah, Madina mengaku tidak mungkin. Sebab, penghasilannya sebagai penjemur ikan di gabion hanya bisa untuk makan sehari-hari, terkadang pun kurang. “Kalau banyak ikan, penghasilan saya sehari sebesar Rp.75 ribu, sedangkan jika ikan kurang, penghasilan hanya Rp.50 ribu perhari. Bagaimana mungkin bisa memperbaiki rumah, makanya saya rasanya seperti bermimpi,” papar Madina haru.

Oleh karenanya Madina mewakili kedua adiknya, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Wali Kota Medan Bobby Nasution karena telah memilih rumah mereka untuk dibedah. “Nggak tahu mau bilang apalagi saya. Yang pasti saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Wali Kota atas perbaikan rumah yang dilakukan,” ucapnya terbata seraya mengakui sejak dibedah, rumahnya beserta kedua adiknya kini tidak pernah kebanjiran lagi.(rizky)