GLOBALMEDAN.COM, MEDAN-Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan, Chairum Lubis, SH mengunjungi tempat sembahyang Cheng Beng di Yayasan Sosial Marga Raja (Ong) Jalan Bambu, Kelurahan Limau Manis, Dusun 12 Tanjung Morawa Km 14,5, Minggu (27/3/2022).
Saat kunjungannya itu, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH didampingi anggota Badransyah disambut Pimpinan Yayasan Sosial Marga Raja (Ong) Acai.
Terlihat ratusan warga keturunan Tionghoa silih berganti melakukan sembahyang Cheng Beng dihadapan makam para leluhurnya dengan tetap mematuhi Prokes yang dianjurkan pemerintah.
Dalam sembahyang Cheng Beng tersebut, mereka juga membawa buah-buahan dan makanan yang disajikan di makam para leluhurnya.
Pimpinan Yayasan Sosial Marga Raja (Ong) Acai mengatakan, sembahyang Cheng Beng ini adalah sebuah budaya masyarakat Tionghoa untuk menghormati para leluhur yang telah pergi mendahului.
Sejak pukul 05.00 WIB, katanya warga keturunan Tionghoa bersama keluarga sudah ramai mengunjungi Yayasan Sosial Marga Raja (Ong) untuk menggelar sembahyang Cheng Beng di makam leluhurnya.
“Warga yang sembahyang Cheng Beng ini datang tidak saja dari dalam kota tapi juga luar kota, bahkan luar negeri. Tujuannya menghormati arwah para leluhur yang telah meninggal dunia,” sebut Acai.
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
Dia menjelaskan, sembahyang Cheng Beng ini dilakukan dari 25 Maret sampai 5 April 2022.
“Sejak berdiri 2007 lalu, sedikitnya ada 4000 an makam di Yayasan Sosial Marga Raja (Ong) di mana setiap makam dikasih papan nama,” terangnya.
Dia menyampaikan, warga yang tidak mampu meninggal dunia, pihak yayasan memberikan gratis peti mati begitu juga ketika dikremasi.
“Kita akan bantu warga yang tidak mampu meninggal dunia sampai kremasinya tanpa dipungut biaya, ” ujar Acai.
Usai acara sembahyang Cheng Beng nanti, lanjut Acai, pihaknya akan menggelar bakti sosial pembagian sembako kepada warga kurang mampu pada 10 April 2022.
Selain itu upacara Sembahyang Chau Tu pada 7 Agustus 2022 yang dipimpin YM. Bhiksu Dharma Virya Mahasthavira.
Dalam kesempatan itu Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH diajak Acai ke dalam untuk melihat makam yang sudah tersusun rapi. ( swisma)
Post Views: 512