Wakil Walikota Ipoh Malaysia Kunjungi UMSU, Pererat Kerja Sama Internasional

Edukasi105 Dilihat

MEDAN-Setiausaha Bandaraya atau Wakil Walikota Ipoh Malaysia, Tuan Haji Ahmad Munir Bin Ishak dan delegasinya mengunjungi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Jalan Muchtar Basri Medan.

Kunjungan berlangsung Kamis (17/10/2024) lalu itu bertujuan untuk menjalin silaturahim dan memperat kerja sama antara UMSU dan IPOH yang telah dibangun sejak 2021 melalui kolaborasi siaran radio antarbangsa UMSU FM dan Majlis Bandaraya Ipoh (MBI) Radio.

Tuan Haji Ahmad Munir menyampaikan kegembiraannya atas sambutan hangat dari UMSU.

“Kami sangat berterima kasih kepada Rektor UMSU dan jajaran yang telah menyambut kami dengan sangat ramah. Sambutan yang meriah ini akan selalu kami kenang. Kami berharap kunjungan ini dapat mempererat hubungan antara Malaysia dan Indionesia antara UMSU dan Ipoh,” ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Tuan Haji Ahmad Munir menekankan pentingnya kerja sama lebih erat di masa mendatang, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

Dia juga menjelaskan Ipoh merupakan kota terbesar ketiga di Malaysia dengan populasi sekitar 850.000 orang dan terkenal dengan keragaman cita rasa makanan Melayu, Cina, dan India.

“Kami berharap terwujud kerja sama erat antara UMSU dan Ipoh, terutama di bidang pendidikan dan berbagi peluang lainnya. Kerja sama ini akan bermanfaat bagi kedua pihak dan masyarakat luas,” ungkapnya.

Wakil Walikota Ipoh itu berharap UMSU dapat berkunjung ke kediamannya dan membahas lebih lanjut kerja sama yang akan dilakukan untuk masa mendatang.

Sebelumnya, Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan hormat atas kunjungan ini.

“UMSU merasa bangga dihadiri tamu terhormat dari Ipoh Malaysia. Hubungan ini sudah terjalin sejak 2021 dan menjadi bagian dari komitmen kami dalam membangun kegiatan internasional. Kami berbahagia jika hubungan ini terus dikuatkan di masa mendatang,” ujarnya.

Prof. Agussani juga mengatakan Fakultas Kedokteran (FK) UMSU telah terakreditasi Unggul dan saat ini berupaya mendapatkan rekognisi dari Pemerintah Malaysia.

Dia berharap ijazah dari UMSU, khususnya Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Teknik, segera mendapatkan pengakuan dari Malaysian Qualifications Agency (MQA) dan Malaysian Medical Council (MMC).

Dijelaskannya, saat ini, seluruh ijazah dari UMSU kecuali tiga fakultas tersebut sudah diakui oleh MQA. Prof. Agussani juga menyampaikan bahwa UMSU memiliki rumah sakit sendiri untuk mendukung praktik mahasiswa Fakultas Kedokteran, serta telah mengirimkan 30 mahasiswa untuk belajar di Malaysia Agricultural Research and Development Institute (MARDI).

Selain itu, UMSU memiliki jaringan kerjasama internasional yang kuat, terutama dengan berbagai institusi di Malaysia.

UMSU sangat berharap kolaborasi ini dapat dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA). Kemudian diimplementasikan dalam program-program kerja sama.

“Banyak hal yang bisa kami pelajari dari IPOH,” kata Prof Agussani.

Kunjungan ini diisi dengan diskusi potensi kolaborasi antara UMSU dan Rumah Sakit Seri Botani (HSB) di Ipoh yang dipaparkan Dr. Tham May Wan dan Puan Yeun Yin Fong.

“Medan dan Ipoh sangat dekat, dan ada banyak kesamaan. Kerja sama ini tidak hanya terbatas pada bidang kedokteran, tetapi juga banyak peluang lain yang bisa dieksplorasi,” kata Yeun Yin Fong.

Pihak rumah sakit Seri Botani juga mengundang UMSU ke IPOH untuk kerja sama lebih lanjut.

Kunjungan dilanjutkan dengan tinjauan Wakil Walikota IPOH ke berbagai ruang yang ada di UMSU seperti PUSKIIBI, Studio UMSU hingga UMSU Radio.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk memperluas kerjasama strategis antara UMSU dan Ipoh, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan peluang kerja sama Internasional lainnya. (swisma)