UMSU Salurkan 66 Hewan Kurban ke Warga Sekitar Kampus hingga ke Wilayah 3T

Edukasi177 Dilihat

MEDAN-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara laksanakan shalat Iduladha 1447 hijriah dan penyembelihan  66 hewan kurban  di kampus utama Jalan Mukhtar Basri Medan, Rabu (27/5/2026)

Dari 66 hewan kurban itu,  40 di antaranya disembelih di kampus utama UMSU untuk dibagikan kepada 3.605 penerima kupon.

Selain itu disembelih di kampus Pasca Jalan Denai satu ekor,  di kampus Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan dua ekor dan di kampus terpadu Desa Saintis, 3 ekor.

Selebihnya 20 ekor sapi  didistribusikan kepada masyarakat sekitar kampus serta ke wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) seperti Pakpak Bharat, Nias Utara dan Desa Binaan Jaring Halus.

Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd, menyampaikan tradisi kurban di UMSU bukan hanya sebatas menjalankan syariat Islam, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat.

Dikatakanya, tradisi ini bukan hanya menjalankan perintah dan sunah ibadah haji maupun ibadah kurban, namun lebih jauh dari itu UMSU ingin dampak berkurban ini dirasakan  masyarakat, baik sekitar kampus maupun di luar di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.

Menurutnya, komitmen tersebut merupakan tradisi yang harus terus dijaga dan dirawat keluarga besar UMSU sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).

“Harapannya kurban ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk senantiasa mengorbankan apa yang dicintai sebagaimana disyariatkan pada masa Nabi Ibrahim. Sebagai PTMA kita berkomitmen meneruskan ini,” katanya.

Rektor menyebut semangat berkurban di lingkungan UMSU terus meningkat dari tahun ke tahun, termasuk dukungan dari berbagai mitra yang turut berkolaborasi dalam kegiatan sosial tersebut.

“Mitra UMSU tahun ini bertambah, ada dari Maybank dan Bank Syariah Nasional. Mudah-mudahan ke depan semakin bertambah. Semuanya berkomitmen dalam kegiatan sosial di UMSU, tidak hanya kurban tetapi juga kegiatan lainnya,” ucapnya.

Dia berharap tradisi berkurban tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun mendatang.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP menilai keberhasilan pelaksanaan kurban tidak terlepas dari semangat kebersamaan seluruh elemen kampus dan masyarakat.

“Semangat kebersamaan yang dibangun ini tidak mungkin terjadi tanpa kebersamaan dalam pengorbanan dan berbagi bersama. Inilah modal utama kita,” ujarnya.

Dia menambahkan, tradisi pemotongan hewan kurban pada perayaan Idul Adha sudah berlangsung di era kepemimpinan rektor yang terus dirawat.

Hal ini sekaligus sebagai upaya menjaga kepercayaan masyarakat yang merupakan faktor penting dalam perkembangan UMSU selama ini.

Pada kesempatan ini, rektor bersama Ketua BPH dan para wakil rektor serta pimpinan fakultas dan Kepala Biro secara simbolis menyerahan masing-masing dua ekor hewan kurban ke masyarakat sekitar kampus

Tokoh masyarakat lingkungan 3 Glugur Darat II, Yardin Siregar, mengaku bangga atas perhatian yang diberikan UMSU kepada warga sekitar kampus.( swisma)