Tingkatkan Kapasitas Pengurus TPAKD se- Sumut, OJK Gelar Bimtek

Bisnis303 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM MEDAN– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumatera Utara (Sumut) terus meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota TPAKD seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Peningkatan kapasitas dilakukan antara lain melalui Bimbingan Teknis (BIMTEK) Sistem Informasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (SiTPAKD) yang merupakan rangkaian dari kegiatan Coaching Clinic penyusunan program kerja TPAKD tahun 2022 beberapa hari sebelumnya.

SiTPAKD merupakan sistem informasi yang dikembangkan OJK untuk meningkatkan akuntabilitas sistem pelaporan oleh setiap TPAKD. Sebagai alat bantu monitoring dan evaluasi, SiTPAKD menyediakan fitur pelaporan Rencana Kerja tahunan serta pelaporan realisasi pelaksanaan program kerja baik secara triwulanan maupun tahunan.

“Pelaksanaan koordinasi TPAKD Se-Sumut terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kapabilitas dan kinerja TPAKD se-Sumatera Utara agar program akses keuangan di setiap daerah dapat meningkat,” kata Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemerintah Daerah, OJK KR5, Andi M. Yusuf, Sabtu (26/3/2022).

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Menurutnya, SiTPAKD akan sangat membantu dalam melakukan monitoring dan evaluasi yang sebelumnya dilakukan secara manual. Melalui aplikasi ini dapat memonitor dan menilai kinerja setiap TPAKD secara nasional. Untuk itu diharapkan kepada setiap TPAKD agar dapat aktif melakukan monitoring dan pelaporan setiap program kerja yang telah disetujui koordinator TPAKD masing masing daerah melalui SiTPAKD.

Hadir pada kegiatan tersebut Sekretaris TPAKD dan Operator SiTPAKD di 33 Kabupaten Kota yang juga akan memperoleh pendampingan penginputan Program Kerja TPAKD 2022 secara one-on-one guna mencapai target penginputan pada SiTPAKD sebelum tanggal 31 Maret 2022.

Melalui motto TPAKD Provinsi Sumatera Utara 3K, Komitmen, Kolaborasi dan Keberlanjutan diharapkan tahun 2022 ini kinerja TPAKD di Sumatera Utara dalam peningkatan akses keuangan akan semakin baik sehingga dapat mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional. (swisma)