Patroli Laut Gabungan Pemprov Sumut Ungkap Kasus Narkoba, Nahkoda dan ABK Positif Ganja

Sumut52 Dilihat

TANJUNGBALAI – Upaya pemberantasan narkotika di wilayah pesisir Sumatera Utara kembali membuahkan hasil. Patroli Laut Gabungan yang melibatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai, TNI, Polri, dan BNN berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba di jalur perairan Selat Malaka.

Dalam operasi yang digelar pada Sabtu (6/6/2026), petugas mengamankan seorang nahkoda dan seorang anak buah kapal (ABK) setelah dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis ganja berdasarkan hasil tes urine.

Patroli gabungan tersebut menyasar sejumlah perairan yang selama ini dianggap rawan menjadi jalur masuk penyelundupan narkoba dari luar negeri. Tim melakukan penyisiran di kawasan Sungai Bagan Asahan, Alur Sungai Tempurung, hingga Sungai Kuala Haji Nuhi yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Asahan.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai sebelum seluruh personel bergerak menuju lokasi patroli menggunakan armada laut.

Saat melakukan pemeriksaan di kawasan Kuala Bagan Asahan, petugas menghentikan kapal nelayan KM Serasi Kaya yang baru kembali melaut selama lima hari dari Pulau Jemur (Jermal 8) menuju Teluk Nibung.

Tim gabungan kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kapal serta melaksanakan tes urine kepada seluruh awak kapal yang berjumlah 14 orang, termasuk nahkoda.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, dua orang dinyatakan positif mengonsumsi ganja, yakni nahkoda kapal dan seorang ABK. Keduanya mengaku menggunakan ganja dua hari sebelum berangkat melaut.

Tidak hanya itu, petugas juga menemukan empat linting ganja yang disimpan oleh nahkoda kapal sebagai barang bukti.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara, Mulyono, menegaskan bahwa patroli gabungan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkotika, khususnya melalui jalur laut yang selama ini menjadi perhatian aparat.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan patroli terkait narkoba maupun kenakalan remaja. Ini penting dilakukan untuk menjaga dan menyelamatkan masa depan generasi muda. Setiap pelanggaran yang ditemukan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Tanjungbalai, NF Saragih, mengapresiasi sinergi lintas instansi yang terlibat dalam operasi tersebut.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap 14 awak kapal berhasil mengungkap dua orang yang positif menggunakan ganja. Selain itu, petugas juga menemukan empat linting ganja yang diakui sebagai milik nahkoda kapal.

“Pelaku beserta barang bukti sudah diamankan dan dibawa ke Mapolres Tanjungbalai untuk proses hukum lebih lanjut. Kami berharap kegiatan patroli bersama seperti ini terus dilaksanakan guna memperkuat pengawasan terhadap jalur perairan yang rawan penyelundupan narkotika,” ujarnya.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Polres Tanjungbalai bersama barang bukti berupa empat linting ganja serta kapal KM Serasi Kaya. Polisi masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Patroli Laut Gabungan ini menjadi bagian dari strategi penguatan pengawasan di wilayah pesisir Sumatera Utara, khususnya Kota Tanjungbalai yang memiliki akses langsung ke jalur pelayaran internasional di Selat Malaka dan dinilai rentan dimanfaatkan sebagai pintu masuk peredaran narkoba. (Red)