Rico Waas Lepas Kafilah Medan ke Ajang STQH ke-19 Sumut

News201 Dilihat

MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas kafilah Medan ke ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) ke-19 Provinsi Sumatra Utara, Selasa (10/6/2025) di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan.

Diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Medan, H.M. Sofyan, Wali Kota menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan panitia serta masyarakat yang turut menyemarakkan perhelatan yang berlangsung mulai
11 sampai dengan 16 Juni 2025 di Deliserdang ini.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga perwujudan cinta kita terhadap Al-qur’an sebagai sumber inspirasi moral dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua LPTQ Medan H. Damri Tambunan dan segenap peserta utusan Medan itu, Wali Kota mengingatkan, kemuliaan hidup tidak diukur dari pencapaian materi semata, melainkan seberapa dekat dengan firman ilahi.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Anak-anak dan remaja yang hadir di ajang ini adalah cahaya masa depan yang kelak menjadi pelita bagi keluarga, masyarakat, bahkan bangsa. dalam dunia yang semakin kompleks, keberadaan generasi qur’ani menjadi penyejuk dan penuntun yang sangat kita butuhkan,” ucapnya.

Wali Kota berpesan kepada peserta agar terus menjaga niat yang tulus dan akhlak yang mulia.”Jangan hanya berlomba menjadi yang terbaik di atas panggung, tapi juga dalam sikap, perilaku, dan keikhlasan. percayalah.”

Pada bagian akhir Wali Kota berharap ajang ini, melahirkan qari dan qariah terbaik yang tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga mampu menjadi pembawa rahmat di manapun mereka berada.

“Semoga Allah meridhai segala ikhtiar dan menjadikan kegiatan ini sebagai sumber keberkahan bagi seluruh masyarakat Sumut,” harapnya. (RED)