Pemko Medan Jaring Generasi Muda untuk meningkatkan keterampilan di Bidang Kreatif dan Teknologi Digital

News394 Dilihat
GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Pemko Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan menggelar Talent Talk 2022 di Hotel Grand Mercure, Rabu (23/3). Kegiatan yang merupakan sarana untuk mensosialisasikan program Talent Hub kepada generasi muda sebagai wadah guna meningkatkan skill dan kemampuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan generasi muda Kota Medan dalam meningkatkan keterampilannya di bidang kreatif dan teknologi digital.

Pertemuan yang diikuti 60 peserta dari kalangan Pelajar, Mahasiswa dan umum ini dibuka Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Plt Kadisnaker Kota Medan Ridwan Sitanggang. Hadir sebagai narasumber Kepala Pusat Kerja Kementerian Tenaga Kerja Muhammad Yusuf, Founder & CEO Depatu Angeline Tanty, Brand Designer Rio Andrew, Ketua BPD AEKI  Sumut Siadul Alam dan Kepala DPMPTSP Ferry Ichsan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Dalam sambutan Bobby Nasution yang dibacakan Plt Kadisnaker bahwa seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat tentunya membawa dampak perubahan hampir di setiap lini termasuk munculnya profesi baru.  Tentunya perkembangan dari kemajuan ini harus disikapi secara proaktif oleh generasi muda untuk tetap dapat bertahan dan berinovasi dengan kebutuhan zaman.

Ditambahkan Plt Kadisnaker, munculnya berbagai jenis profesi baru menuntut para generasi muda untuk memiliki keterampilan tidak hanya berupa hard skill namun juga soft skill kemampuan berkomunikasi problem solving yang baik hingga inovatif dan kreatif terlebih saat masyarakat sudah sangat bergantung kepada teknologi hampir di seluruh aspek kehidupan.

“Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan yang memiliki tugas dan fungsi penyelenggaraan harus mampu menjawab tantangan dan permasalahan tersebut secara komprehensif sistematis dan terukur melalui program Talent hub. Program talent hub ini merupakan wadah untuk meningkatkan keterampilan anak muda khususnya pada generasi milenial dan generasi Z di bidang kreatif dan digital,” Katanya.

Menurut Plt Kadisnaker, program talent hub ini langsung dibina Kementerian Ketenagakerjaan melalui dinas Ketenagakerjaan kota Medan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya peningkatan skill talenta muda agar dapat beradaptasi dengan kebutuhan di era digital dan juga meningkatkan kesadaran tentang wirausaha sebagai salah satu opsi dalam meningkatkan produktivitas.

Oleh sebab itu, lanjut Ridwan Sitanggang melalui acara talent talk ini Pemko Medan mengajak para talenta muda di Medan sekaligus mensosialisasikan bahwasannya Kota Medan  telah memiliki Talent hub sebagai wadah untuk meningkatkan talenta muda.

“Saya berharap khususnya generasi milenial dan generasi Z yang ingin fokus kreatif dan teknologi untuk bergabung dengan kami di talent hub agar dapat meningkatkan skill melahirkan wirausaha baru yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi khususnya di Kota Medan,” Sebutnya.

Kegiatan Talent Talk 2022 ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 23 Maret 2022 sampai 24 Maret 2022. Peserta generasi muda Kota Medan yang mengikuti pertemuan ini diharapkan akan dapat meningkatkan skill dan kemampuannya dibidang kreatif dan teknologi digital.(rizky)