GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Narkoba erat kaitannya dengan tindak kejahatan jalanan. Sebagian besar pelaku kejahatan jalanan yang terungkap masih di bawah pengaruh narkoba. Menyikapi hal ini, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan bersama dengan Pemko Medan untuk membangun mental dan moral generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.
“Dalam mengatasi persoalan narkoba, Pemko Medan tidak bisa berjalan sendiri, butuh dukungan dari berbagai pihak, termasuk MUI Kota Medan,” kata Bobby Nasution saat menghadiri Halal Bihalal bersama MUI Kota Medan, Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Cendikiawan Muslim di Hotel Madani Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (11/5).
Beberapa waktu lalu, ungkap Bobby Nasution, aksi geng motor marak di Kota Medan. Selain meresahkan masyarakat, tindakan geng motor telah memakan korban. Aksi tersebut erat kaitannya dengan narkoba. Oleh karenanya, imbuhnya, Pemko Medan selalu mencoba yang terbaik dengan membuat kebijakan dan program bersama-sama dengan TNI/Polri untuk menghilangkan narkoba di Kota Medan.
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
“Salah satu cara yang dilakukan untuk menghindari penggunaan narkoba di kalangan anak-anak remaja dengan memberikan kegiatan positif, seperti olahraga, kesenian dan keagamaan,” ungkapnya.
Di samping itu, bilang Bobby Nasution, Pemko Medan juga melaksanakan program Masjid Mandiri. Dikatakannya, program ini sangat sederhana namun bermakna bagi jamaah dan masyarakat di sekitar masjid. Apalagi, imbuhnya, salah satu tujuan program Masjid Mandiri yakni membangun sebuah mental dan moral generasi muda.
“Melalui program Masjid Mandiri ini, kita dapat mengajak adik-adik untuk menghindari narkoba dengan kegiatan yang ada di dalam masjid. Selain itu Mesjid Mandiri juga dapat memberikan solusi dari masalah yang dirasakan masyarakat sekitar masjid, khususnya persoalan perekonomian,” paparnya.
Di acara halal bihalal tersebut, Bobby Nasution atas nama pribadi, keluarga dan Pemko Medan menyampaikan permohonan maaf. Sebab, selama ini masih masih banyak kekurangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Medan.(rizky)
Post Views: 307