Bus Listrik Angkutan Umum Favorit Pemudik dari Luar Medan

News183 Dilihat

MEDAN – Bus Listrik yang disiapkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan menjadi angkutan umum primadona selama libur Hari Raya Idul Fitri 1445H/2024. Pasalnya selama hari pertama libur lebaran pada Rabu (10/4) hingga hari keempat libur lebaran pada Sabtu (13/4), Bus Listrik gratis Kota Medan terus dipenuhi para penumpang.

Bahkan, para penumpang tampak terus memadati halte keberangkatan awal di Komplek J-City, Kecamatan Medan Johor agar bisa menumpangi Bus Listrik Kota Medan yang hingga kini masih mengangkut para penumpang secara gratis tersebut.

“Dari hari pertama hingga hari keempat libur lebaran, Bus Listrik Kota Medan terus dipadati para penumpang. Penumpang rela menunggu dan mengantri di halte awal keberangkatan Bus Listrik di Komplek J-City,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Dr Iswar Lubis SSiT MT, Minggu (14/4/2024).

Diungkapkan Iswar, berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan pihaknya di lapangan, Bus Listrik Kota Medan sangat digemari masyarakat selama libur lebaran. Adapun mereka yang sangat menggemari Bus Listrik Kota Medan selama libur lebaran 2024 adalah para pemudik dari luar kota yang sangat ingin merasakan menumpangi Bus Listrik.

“Selama libur lebaran tahun ini, Bus Listrik banyak digemari para pemudik dari luar kota. Banyak di antara mereka yang belum pernah naik bus listrik hingga sangat ingin untuk merasakannya. Rata-rata mereka dibawa oleh keluarganya yang ada di Medan,” ujarnya.

Iswar menjelaskan, tidak sedikit para pemudik yang datang ke Kota Medan menggunakan Bus Listrik untuk berkeliling Kota Medan. Apalagi, Bus Listrik Kota Medan beroperasi dengan melintasi kawasan-kawasan strategis di Kota Medan.

“Banyak yang ingin ke kawasan Lapangan Merdeka, Podomoro Delipark, Plaza Medan Fair, dan sejumlah lokasi tujuan lainnya dengan menggunakan Bus Listrik Kota Medan. Jadi selain bisa menumpangi Bus Listrik, warga tersebut juga bisa jalan-jalan atau berwisata ke lokasi-lokasi yang ingin mereka tuju,” jelasnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Ditegaskan Iswar, keberadaan Bus Listrik di Kota Medan merupakan bentuk komitmen Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang ingin terus meningkatkan pelayanan moda transportasi umum di Kota Medan. Terbukti, keberadaan Bus Listrik Kota Medan yang telah beroperasi sejak Januari 2024 terus diminati masyarakat dari waktu ke waktu.

“Alhamdulillah, Bus Listrik terus mendapatkan minat yang tinggi dari masyarakat Kota Medan. Harapan kita, kedepan akan lebih banyak masyarakat Kota Medan yang menggunakan moda transportasi umum dalam kesehariannya,” pungkasnya. (Red)