Beberapa Kadis Baru Dilantik, Rajuddin Sagala: Kita Tunggu Kinerja Mereka

News437 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Untuk meningkatkan kinerja di bidang pelayanan publik, baik itu Infrastruktur, Pendidikan, Kebersihan dan lainnya, Walikota Medan Bobby Afif Nasution mengganti sejumlah Kepala Dinas dilingkungan Pemko Medan.

Langkah yang diambil Boby Nasution dengan meremajakan beberapa pimpinan OPD tersebut, mendapat apresiasi dari Wakil Pimpinan Dewan, H Rajuddin Sagala S.Pd.I,. Menurutnya, seluruh aparatur dijajaran pemerintahan kota Medan, baik itu Kadis, Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan, harus mengikuti “gerak cepat” Walikota Medan Bobby Afif Nasution, saat menjalankan tugas-tugasnya.

“Kita minta dan ingatkan kepada para Kadis yang baru dilantik, untuk bekerja dengan cepat dan akurat. Artinya, program kerja yang telah dicanangkan Walikota Medan, harus mereka dukung. Terkhusus membenahi sarana dan prasarana yang akan digunakan masyarakat kota Medan,” katanya pada wartawan saat disambangi diruangan kerjanya, Senin (10/1/2022).

Politisi Partai PKS ini menilai,  kinerja para Kadis PU, Kebersihan dan Pertamanan, Kominfo, Sosial dan Perkim yang lama sebenarnya sudah baik, dan menunjukkan kesungguhan didalam membenahi beban kerjanya masing-masing.

“Tapi, mungkin Walikota Medan mempunyai perencanaan yang lebih baik lagi, dengan mengangkat Kadis yang baru tersebut,” jelasnya.

Sama diketahui, sambung Rajuddin Sagala, DPRD Medan beberapa waktu lalu telah menambah anggaran untuk beberapa dinas, yang disahkan melalui sidang Paripurna.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Terutama anggaran pada Dinas PU, yang mencapai 1 Triliun lebih. Kita berharap dengan anggaran besar tersebut, bisa memperbaiki infrastruktur dan drainase di kota Medan. Sehingga bencana banjir apabila turun hujan deras secara intens, bisa teratasi,” harapnya.

Selain Dinas PU, lanjutnya lagi, anggaran buat Dinas Pendidikan juga mengalami kenaikkan yang cukup besar. Khusus Dinas Pendidikan, anggaran yang digelontorkan itu harus dirasakan oleh masyarakat miskin yang pintar, namun tak punya biaya untuk bersekolah.

“Kita harap dengan program bea siswa yang akan diberikan Dinas Pendidikan melalui sekolah, anak-anak tak mampu tersebut bisa terus melanjutkan pendidikannya kejenjang tertinggi. Oleh sebab itu, mari kita beri kesempatan para Kadis yang baru bekerja. Kalau nanti kenerja mereka tidak sesuai harapan, barulah kita minta Walikota mengevaluasi mereka,” tegas Rajuddin.(rizky)