GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Bobby Nasution menyambut baik rencana PT Pos Indonesia yang akan mengembangkan Kantor Pos Medan menjadi Pos Bloc seperti yang telah dilakukan di Jakarta. Selain mendukung salah satu program prioritas Pemko Medan dalam penataan heritage, pengembangan yang dilakukan juga dilakukan untuk membantu pelaku UMKM di ibukota provinsi Sumatera Utara mengembangkan pasarnya.
“Kami mengetahui PT Pos Indonesia akan menjadikan mengembangkan Pos Bloc di sejumlah kota di Indonsia. Alhamdulillah, Kota Medan dijadikan yang nomor satu. Kita bisa berkolaborasi dalam melakukan pengembangan,” kata Bobby Nasution saat melakukan pertemuan dengan Dirut PT Pos Indonesia di Kantor Pos Medan, Kamis (6/1/2022).
Dikatakan Bobby Nasution, bangunan Kantor Pos Medan masuk cagar budaya dan merupakan titik 0 Kota Medan. Oleh karenanya, ungkapnya, pengembangan yang akan dilakukan tentunya akan sangat berarti bagi masyarakat Kota Medan. Bagi Pemko Medan, imbuhnya, pengembangan Kantor Pos Medan tentunya sangat dengan rencana revitalisasi Lapangan Merdeka dan Kawasan Kota Lama Kesawan.
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
“Kantor Pos dan Lapangan Merdeka yang merupakan ikon Kota Medan berada satu lokasi dan merupakan satu kesatuan. Revitalisasi yang dilakukan fungsinya untuk masyarakat. Saya yakin jika Kantor Pos dikembangkan dan Lapangan Merdeka direvitalisasi, maka masyarakat yang datang akan akan jauh lebih banyak. Masyarakat pasti nanti akan banyak berkumpul di sini,” ungkapnya.
Dalam melakukan pengembangan Kantor Pos Medan, Bobby berharap agar konsepnya dapat diselaraskan dengan revitalisasi Lapangan Merdeka dan Kawasan Kota Lama Kesawan. Sebab, jelasnya, revitalisasi yang akan dilakukan nanti satu kesatuan hingga Jalan Bukit Barisan. Dalam revitalisasi yang dilakukan, kita akan melakukan sedikit perubahan akses jalan. Mungkin ini yang sama-sama kita matching-kan,” ujarnya.
Oleh karenanya Bobby minta Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) Kota Medan Endar Sultan Lubis untuk mengkomunikasikan revitalisasi Lapangan Merdeka dan Kawasan Kota Lama dengan PT Pos Indonesia yang akan mengembangkan Kantor Pos Medan menjadi Pos Boc seperti di Jakarta.
“Dengan demikian Pos Boc nantinya berfungsi dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, begitu juga dengan Lapangan Merdeka dan Kawasan Kota Lama Kesawan yang direvitalisasi. Ini perlu kesinambungan bersama dalam menata satu kawasan yang berada di titik 0 Kota Medan,” harapnya.
Sebelumnya, Direktur Jasa Keuangan Pos Indonesia Charles Sitorus didampingi Dirut PT Pos Property Handriyani Catur Setyovati, EVP Regional 1 Sesumatera Dino Aryadi, Deputi EPV Regional 1 Fediyan Syahputra, Deputi OVP Regional 1 Hanny Santana dan Deputi EGM KCU Medan Fachril S Hasibuan menjelaskan, pengembangan Kantor Pos Medan menjadi Pos Bloc untuk membantu UMKM di Kota Medan, terutama pengembangan pemasarannya.
“Mudah-mudahan rencana ini dapat disupport Wali Kota Medan beserta seluruh jajarannya. Semoga Pos Bloc ini nanti dapat membantu semua pelaku UMKM di Kota Medan dalam mengembangkan pasarnya. Berdasarkan pengalaman Pos Bloc di Jakarta, sambutan masyarat cukup baik. Sehari bisa datang 5.000 orang sehingga dapat melakukan transaksi. Selain itu Pos Bloc juga bisa dipakai untuk event-event produk UMKM,” jelas Charles.
Dalam pertemuan tersebut, Dirut PT Pos Property Handriyani Catur Setyovati selanjutnya memaparkan rencana konsep pengembangan yang akan dilakukan terhadap Kantor Pos Medan. Setelah itu giliran Pemko Medan menyampaikan rencana konsep revitalisasi Lapangan Merdeka yang akan direvitalisasi. Usai pemaparan, Bobby Nasution didampingi sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemko Medan bersama pejabat PT Pos Indoensia meninjau seluruh ruangan di Kantor Pos Medan.(rizky)