Atasi Kebersihan Pasar Kemiri, PUD Pasar dan Kecamatan Medan Kota Siap Berkolaborasi

News172 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN
PUD Pasar Medan dan Kecamatan Medan Kota sepakat berkolaborasi untuk penanganan kebersihan di Pasar Kemiri.

Kesepakatan ini tercapai saat Dirut PUD Pasar Medan Suwarno beserta Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, dan Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi, mengadakan peninjauan ke pasar itu, Selasa (2/11).

Setibanya di Pasar Kemiri, direksi mendapati pedagang yang membuang sampah di lorong jalan termasuk sampah tumpukan kulit jagung. Menyaksikan itu, Dirut dan direksi memdatangi pedagang tersebut.

 Selanjutnya mengedukasi pedagang agar tak lagi melakukan tindakan tersebut. Menimpali itu, Dirut mengajak agar para pedagang berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan pasar.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Dirut dan direksi lainnya menyoroti soal bangunan permanen yang berdiri di lahan yang seharusnya jadi tempat sampah.

Tidak hanya itu, direksi juga melihat adanya fasilitas umum yang dijadikan tempat berjualan.

Dan pedagang yang berjualan sendiri umumnya masih dikutip biaya oleh oknum.

Melihat dari persoalan tersebuts elanjutnya Dirut dan direksi lain beranjak ke Kantor Lurah Sudirejo II, Medan Kota yang jaraknya tak jauh dari Pasar Kemiri.

Di tempat ini, Dirut bertemu dengan Seklur Oktavia H Hutagalung dan berdiskusi soal bangunan tersebut dan teknis menangani sampah.

Namun, tak berapa lama, Camat Medan Kota T Chairuniza datang. Direksi PUD Pasar dan Camat selanjutnya berdiskusi mengenai penanganan sampah. Karena banyak masyarakat yang membuang sampah di tempat pembuangan yang ada di Pasar Kemiri.

Camat mengungkapkan masalah kebersihan di Jalan Kemiri, terutama tempat sampah yang dijadikan jualan akan dilakukan kordinasi. Demikian pula mengenai drainase akan sekali jalan dikerjakan.

Sementara Dirut menyampaikan kebersihan merupakan salah satu program prioritas dari Walikota Medan Bobby Nasution. Karena itulah, pihaknya langsung membangun komunikasi dan kordinasi dengan Camat Medan Kota supaya persoalan penanganan sampah di Pasar Kemiri dapat menemui titik terang.

 “Alhamdulillah, tadi kordinasi baik dengan Bapak Camat Medan Kota. Harapan kita supaya kedepan Pasar Kemiri bisa menjadi lebih asri, aman, dan nyaman,” pungkasnya.

Usai pertemuan tersebut dilakukan pertemuan dengan karyawan.Para direksi tetap mengingatkan kedisiplinan pegawai dalam bekerja. ( swisma)