Artis Kota Medan Terra Jannah Meriahkan Deklarasi Komunitas DELI RETRO 70s di Cafe Kopi Kereta Api

News316 Dilihat

DELI SERDANG – Artis lokal Kota Medan, Terra Jannah meriahkan Deklarasi Komunitas DELI RETRO 70s di Cafe Kopi Kereta Api, Jalan Pasar 7 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (5/11/2023).

Dengan lagu andalannya yang juga merupakan singel pertamanya yakni ‘Digantung-Gantung’, Terra Jannah mampu menghibur ratusan tamu undangan yang hadir.

Ditemui dilokasi, Terra Jannah mengucapkan terima kasih kepada Panitia Deklarasi Retro 70s yang mengundangnya sebagai bintang tamu untuk memeriahkan acara.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Panitia Deklarasi Retro 70s yang memberi kepercayaan untuk mengisi acara deklarasi ini. Tak lupa juga saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Budi Dharma beserta istri selalu Owner Cafe Kopi Kereta Api dan Bapak Tommy selaku manajer Cafe Kopi Kereta Api,” ujar Terra Jannah.

Pada kesempatan itu, Terra Jannah juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh fans dan pengunjung Cafe Kopi Kereta Api yang terus mensuportnya dalam dunia hiburan.

Pada deklarasi itu, Ketua Komunitas DELI RETRO 70s, Muliono didampingi Wakil Ketua, Junaidi menjelaskan, Komunitas Retro 70s terbentuk pada bulan lalu, tepatnya 17 Agustus 2023 disaat Cafe Kopi Kereta Api menggelar fastival lagu tembang kenangan.

“Bertepatan dengan festival lagu kembang kenangan itulah, Deli Reto 70s terbentuk. Saat itu, Bapak Budi Dharma selaku owner Cafe Kopi Kereta Api juga sangat mengapresiasi serta memfasilitasi deklarasi ini,” ujar Muliono.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Hadir memeriahkan deklarasi Deli Retro 70s, Komunitas STM Satu Hati, Brokes Comuniti Kapus 12, Macan Bukit Barisan (MBB) serta banyak lagi komunitas yang tergabung di Cafe Kopi Kereta Api. (sap)