UMA Dorong Lulusan mampu Tembus Pasar Kerja Internasional

Wisuda 703 LulusanPeriode I/ 2026

Edukasi58 Dilihat

MEDAN– Universitas Medan Area (UMA) dorong lulusannya agar tidak hanya siap bersaing di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar kerja nasional hingga internasional.

“Sebagai wujud komitmen tersebut, UMA terus memperkuat program internasionalisasi,” kata Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan M.Eng M.Sc, pada wisuda periode I / 2026, Sabtu (27/6/2026).

Wisuda 703 lulusan yang digelar di Gelanggang Mahasiswa dan Hall UMA Kampus I, Jalan Kolam Medan Estate itu terdiri dari program sarjana, magister, dan doktor

Rektor menyebutkan, salah satu upaya pencapaian itu dilakukan melalui program magang mahasiswa ke Jepang.

Pada angkatan pertama, dua mahasiswa program studi Teknik Mesin berhasil menjalani magang di Negeri Sakura.

Menurut Dadan, program tersebut bukan sekadar memberikan pengalaman bekerja di luar negeri, tetapi menjadi proses pembentukan karakter dan mental global.

“Di Jepang mahasiswa belajar bahwa kompetensi harus disertai kedisiplinan, kecerdasan harus diiringi tanggung jawab, dan keberhasilan dibangun melalui kerja keras, integritas serta profesionalisme,” ujarnya.

Disebutkannya, keberhasilan mahasiswa mengikuti program magang internasional itu menjadi bukti bahwa lulusan UMA memiliki daya saing untuk berkompetisi di ekosistem global.

“Inilah salah satu wujud nyata The UMA Edge,” katanya.

Di hadapan para wisudawan rektor menyampaikan pesan yang kuat kepada para lulusannya.

Rektor juga menyebutkan, perubahan besar akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI), big data, otomatisasi, dan ekonomi hijau telah mengubah cara dunia kerja menilai seseorang.

“Saat ini dunia kerja tidak lagi bertanya Anda lulusan apa, tetapi apa yang bisa Anda kontribusikan. Dunia kerja juga tidak lagi bertanya berapa IPK melainkan seberapa mampu Anda menghadapi perubahan,” ucap Dadan.

Pesan itu menjadi benang merah dalam wisuda yang mengusung tema “The UMA Edge: Mewujudkan Lulusan Kompetitif, Berintegritas, dan Berwawasan Ekologi dalam Era Transformasi Digital.”

Rektor mengatakan, ijazah tidak lagi menjadi satu-satunya modal untuk meraih kesuksesan.

Lulusan perguruan tinggi harus memiliki kompetensi yang relevan, karakter yang kuat, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Wisuda tersebut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) H. Muhammad Erwin Siregar, S.E. MBA, Kepala LLDikti Wilayah I Sumatera Utara Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Bupati Langkat Syah Afandin yang hadir mewakili alumni sukses.

Hadir juga Konsul Jenderal Jepang di Medan Furugori Toru, Wakil Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan Song Jianming dan Deputi Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara Iman Gunadi, pimpinan bank mitra UMA,

Ketua YPHAS Muhammad Erwin Siregar mengingatkan para lulusan untuk memegang tiga nilai utama dalam menjalani kehidupan, yakni unggul  kompetensi, kokoh integritas, serta memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Dengan bekal tersebut , katanya lulusan UMA diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan, menjadi inovator, sekaligus pelaku utama perubahan bagi pembangunan bangsa.

“Kami mengembalikan para lulusan kepada keluarga bukan lagi sebagai mahasiswa, tetapi sebagai sarjana dan lulusan pascasarjana yang telah dibekali ilmu pengetahuan, karakter, integritas, serta semangat untuk berkarya dan mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Riset, Publikasi, dan Kemitraan UMA, Ahmad Rafiki, BBA (Hons), MMGt, Ph.D., melaporkan sebanyak 703 lulusan diwisuda, terdiri atas 560 lulusan program sarjana, 141 lulusan program magister, dan dua lulusan program doktor Ilmu Pertanian.

Dari jumlah tersebut, 63 persen lulusan sarjana menyelesaikan studi tepat waktu. Pada jenjang magister, angka kelulusan tepat waktu mencapai 73 persen, sedangkan seluruh lulusan program doktor berhasil menyelesaikan studi sesuai target.

Rangkaian wisuda juga diisi orasi ilmiah Guru Besar UMA bidang Sains dan Data, Prof. Dr. Ir. Rahmad Syah, M.Kom., ASEAN Eng., APEC Eng..

Dalam orasinya mengangkat tema “Sains Data untuk Transformasi Pengetahuan, Inovasi, dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data.”

Selain itu juga  dilakukan pemutaran video berisi testimoni program mahasiwa UMA magang di Jepang.

Dari 703.lulusan yang diwisuda, beberapa di antaranya wisudawan terbaik, yakni Nugraha Rahmadan Diyanto dari program sarjana, Tukijo dari program magister, dan Silvia Nora sebagai lulusan terbaik program doktor. (swisma)