Peletakan Batu Pertama Dapur SPPG MBM Kampus UMSU

Edukasi132 Dilihat

MEDAN-Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional, Tengku Syahdana SKom, CRMO melakukan peletakan batu pertama pembangunan dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Muhammadiyah.

Pembangunan dapur SPPG ini  dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,  Selasa (30/9/2025) di kawasan kampus IV UMSU, Desa Sampali, Deli Serdang.

Peletakan batu pertama juga dilakukan Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah Dr. Nurul Yamin MSi, Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani MAP, Sekretaris dan Wakil Sekretaris PWM Sumut, Irwan Syahputra MA dan Mutholib MM serta Ketua Konwil  MBM Muhammad Irsyad.

Program Makan Gizi Gratis menjadi program strategis pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, seperti siswa, ibu hamil dan menyusui dan anak stunting.

Untuk menyukseskan program itu, BGN selain memperluas jumlah SPPG juga melakukan edukasi dengan berbagai komunitas masyarakat, salah satunya dengan Pimpinan Muhammadiyah se-Sumatera Utara.

Pertemuan BGN dengan Pimpinan Muhammadiyah Wilayah (PWM) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Sumut berlangsung di Auditorium Kampus UMSU, Jalan Muhtar Basri Medan.

Usai melakukan pertemuan, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan dapur SPPG di komplek UMSU.

Tengku Syahdana S.Kom, CRMO  menyampaikan apresiasi atas pelibatan Muhammadiyah Sumut pada program Makan Berizi yang dilaksanakan pemerintah.

Diharapkan dengan pelibatan Muhammadiyah dan UMSU, dapat menjadi role model bagi pengelolaan makan berizi di tengah masayarakat.

Syahdana melihat langsung lahan pangan yang dimiliki UMSU yang menyediakan berbagai kebutuhan sayur dan buah, sampai padi.

Syahdana memberi apresiasi kesiapan UMSU untuk program Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM) ke depan.

Pada kesempatan yang sama Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah Dr. Nurul Yamin MSi menyambut gembira peletakan batu pertama dapur SPPG.

Dapurn ini nantinya akan menjadi cikal bakal program Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM) di Sumatera Utara.

Dsebutkannya, MBM Muhammadiyah akan memberikan kemanfaatan bagi pelayanan gizi anak didik, ibu hamil, ibu menyusui, balita dan stunting. Kemudian, MBM juga dapat menggerakkan roda perekonomian nasional.

Rektor UMSU Prof.Dr. Agussani MAP memberikan apresiasi kepada Bdan Gizi Nasional yang memberikan dukungan bagi program MBM.

Program MBM yang di awali di Kamous UMSU ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi program yang sama di lingkungan Muhammadiyah Sumatera Utara.

” UMSU sudah sangat siap untuk mengelola program Makan Bergizi Muhammadiyah.

Menurut Agussani, ketersediaan pasokan bahan kebutuhan, seperti holtikultura yang dikelola oleh tim Fakultas Pertanian diharapkan dapat mengamankan ketersediaan pasokan bahan baku.  ”

Saat ini UMSU melalui Fakultas Pertanian memiliki delapan hektar lahan yang digunakan pengembangan berbagai jenis tanaman pangan yang nantinya dapat menjadi sumber pasokan utama bagi kebutuhan SPPG MBM UMSU. ( swisma)