MEDAN – Universitas Dharmawangsa (Undhar) kembali menyelenggarakan ajang akademik bergengsi berskala internasional melalui The 3st Annual Dharmawangsa Islamic Studies International Conference 2025.
Tahun ini, ajang tersebut mengangkat tema “Edupreneurship Towards Sustainable Future and Education”.
Rektor Undhar Assoc Prof Dr. H. Zamakhsyari Bin Hasballah Thaib, Lc, MA pada sambutannya menekankan pentingnya peran edupreneur dengan menggabungkan semangat wirausaha dengan dunia pendidikan.
“Edupreneurship diharapkan bisa menjawab berbagai tantangan pendidikan dengan solusi kreatif dan berkelanjutan, baik dari segi model bisnis, teknologi, hingga kebijakan,” kata Assoc Prof Dr.Zamakhsyari.
Seminar bertajuk kewirausahaan di bidang pendidikan menuju masa depan dan pendidikan yang berkelanjutan ini untuk menciptakan sistem pendidikan yang inovatif, inklusif, dan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Seminar internasional yang digelar di aula kampus Undhar Jalan Yos Sudarso Medan pada Rabu (30/7/2025) itu juga berlangsung secara paralel dengan menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka dari dalam dan luar negeri.
Melalui kegiatan ini mengajak para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mengeksplorasi isu-isu strategis seperti pengembangan model bisnis edupreneurship yang berkelanjutan, pemanfaatan teknologi inovatif, serta peran kebijakan dalam mendukung kewirausahaan pendidikan yang inklusif dan transformatif.
Conference International and Call for Papers itu dihadiri mahasiswa dan dosen dari 4 prodi Universiti Utara Malaysia (UUM), serta Malaysia Green Technology Society (organisasi mahasiswa Persatuan Pencinta Teknologi Hijau Malaysia).
Rektor menyebutkan, kegiatan ini implementasi Undhar dengan Universiti Utara Malaysia, di mana ada dua kegiatan yang laksanakan, yaitu seminar internasional dengan tiga sesi paralel.
Kemudian, dilanjutkan dengan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) internasional dalam bentuk penanaman mangrove di Pantai Mangrove Sergai
Ia berharap dengan delegasi tiga orang dosen, ditambah 18 mahasiswa lintas program studi dari Universiti Utara Malaysia ini akan menambah semangat dan membuka wawasan bagi mahasiswa Undhar tentang pentingnya koneksi dan networking atau jaringan internasional.
Menurutnya dengan adanya jaringan tersebut akan memungkinkan mahasiswa dan universitas untuk berkolaborasi, berbagi pengetahuan, dan meningkatkan kualitas pendidikan serta daya saing global.
“Mahasiswa kita sekarang ini harus sadar tantangan global, dan isu-isu yang berkembang di level internasional,’ ucapnya.
Karena itu Undhar menanamkan kepercayaan diri kepada mahasiswa bahwa mereka pun bisa ikut berpartisipasi dalam memecahkan beragam permasalahan global dengan belajar lewat pengalaman masing-masing negara itu.
Rektor mengungkapkan, kegiatan seperti itu akan diagendakan, dan berharap tahun depan Undhar bisa berbalas kunjungan ke perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Sintok, Kedah, Malaysia itu dengan beragam kegiatan.
Seminar itu juga dirangkai dengan penandatangan MoU dan MoA antara Undhar dengan STIE Bina Karya Tebing Tinggi.
Selain rektor, Direktur Program Pascasarjana Undhar Prof Dr H Kusbiyanto, SH, MHum juga turut menandatangani naskah kesepahaman tersebut.
Hadir menyaksikan penandatangan itu antara lain Sekretaris Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Hj. Farida Hanum Nasution, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Rahmat Hidayat, MA, dan WR II Undhar Eddy Iskandar, SE., Ak., MM.
Prof Kusbianto menjelaskan, kerja sama yang dilakukan antara Program Pascasarjana Undhar dengan Magister Manajemen STIE Bina Karya Tebing Tinggi ini meliputi tridharma bidang penelitian, SDM dosen, pengabdian masyarakat, menggelar seminar bersama, dan join dalam hal kurikulum.
Dengan adanya kerja sama tersebut, katanya Undhar akan meningkatkan kualitas dua institusi ini untuk saling mengembangkan potensi mahasiswa masing-masing.
” Selain itu kita juga sharing terkait pengajaran, pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta penerbitan jurnal, baik nasional maupun internasional,” paparProf Kusbianto ( sn)