Beri Kuliah Umum, Bupati Dairi Dorong Civitas  STIKes Mitra Husada Medan Jadi Role Model Bagi Kampus Lain

MEDAN-Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga, MM memberikan kuliah umum “Solusi Out of The Box, Orisinil dan Inspiratif” di kampus tersebutJalan Pintu Air IV Medan, Sabtu (28/6/2025),l.

Kuliah umum dihadiri Ketua STIKes Mitra Husada Medan, Dr. Siti Nurmawan Sinaga, SKM, M.Kes, Ketua Pengurus Yayasan Mitra Husada Medan, Dr. Drs. Imran Saputra Surbakti, MM dan unsur pimpinan lainnya serta mahasiswa  baik  offline dan online.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Ny Rita Puspita Vickner Sinaga dan sejumlah pejabat Dairi, antata lain Asisten Bagian Umum, Kadis Kesehatan, Dirut RSUD, Camat Tanah dan Pinem.

Dalam pemaparannya bupati memotivasi bagi civitas akademika kampus  untuk terus mengembangkan diri melihat persaingan yang makin ketat terutama dalam dunia kerja.

Bupati Dairi periode 2025-2030  ini juga mendorong agar para dosen menjadi role model atau teladan nyata bagi mahasiswa di kampus lain.

Menurutnya, yang membedakan perguruan tinggi itu hebat atau tidak adalah persepsi pasar karena masyarakat menjadi penentunya.

“Harta Anda bukanlah benda, tapi sebanyak mahasiswa yang berhasi. Jadi tetaplah bersemangat diri mengembangkan diri,” ujarnya memotivasi.

Meski STIKes Mitra Husada telah meraih akreditasi Unggul dari BAN-PT, ia mengingatkan bahwa pengakuan sebenarnya datang dari masyarakat.

“BAN-PT oke, tapi acuan utamanya adalah persepsi pasar. Masyarakatlah yang menilai apakah kampus ini unggul atau biasa-biasa saja,” tegasnya.

Untuk menjawab tantangan zaman, katanya dibutuhkan pemikiran out of the box. Karenanua dia mendorong civitas akademika untuk tidak terjebak dalam kata-kata “sulit”, melainkan melihatnya sebagai tantangan.

“Bacalah kisah-kisah orang sukses. Itu akan membuka cakrawala dan menguatkan mental juang,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar STIKes Mitra Husada terus menjadi pelopor kebaikan dan membangun karakter mahasiswanya.

Menurut Vickner, kelemahan utama di banyak institusi terletak pada aspek leadership dan manajemen.

“Milikilah pengetahuan. Jangan biasa-biasa saja. Caranya mudah, banyak bertanya,” imbuhnya.

Bupati yang juga dikenal sebagai penulis ini menyebut bahwa seluruh bukunya lahir dari pengalaman pribadi.

“Semua buku saya, 100 persen adalah pengalaman diri sendiri. Saya tulis, lalu dibagikan. Karena ilmu bukan untuk disimpan,” sebutnya.

Ia juga menyoroti pentingnya berbagi ilmu. Karena dia melihat masih ada dosen tapi enggan menulis. Bahkan ada juga yang menulis tapi tak mau berbagi. Padahal, berbagi itu adalah bentuk kontribusi untuk dunia.

Vickner menyebutkan dia mengabdikan diri sebagai dosen selama 45 tahun. Menurutnya  ingin terus berbagi pengetahuan sepanjang hayat.

Ia pun berbagi kisah perjalanan akademiknya, mulai lulusan S1-Universitas Sumatera Utara pada  1980 dan capaiannya sebagai bupati serta perolehan penghargaan dengan mnerima Satyalancana Pembangunan dari Presiden RI pada 17 Agustus 2011 , sebagai penghargaan yang mencerminkan kontribusinya dalam pembangunan nasional.

Ketua STIKes Mitra Husada Medan, Dr. Siti Nurmawan Sinaga SKM, MKes pada sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran bupati Dairi yang menyempatkan diri hadir di tengah kesibukannya untuk berbagi inspirasi dengan civitas akademika.

“Beliau bukan hanya seorang pemimpin daerah, tapi juga penulis yang telah melahirkan banyak karya buku. Orang yang menulis buku, pasti menciptakan makna,” ujar Siti.

Untuk itu Siti mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan semangat literasi dan kepemimpinan yang berdampak.

Lulusan S3 USU ini juga menyampaikan harapannya agar Kabupaten Dairi ke depan dapat menyelenggarakan kegiatan berskala internasional.

Ia juga menyinggung komitmen STIKes dalam membangun karakter spiritual mahasiswa melalui kegiatan rohani lintas agama.

“Di kampus ini, kami rutin menggelar kegiatan keagamaan baik untuk Muslim maupun Kristiani. Jadilah bintang yang menerangi dunia,” pesannya.

Pada pertemuan itu Siti juga mengisahkan perjalanan kampus yang berdiri sejak  2006. Berawal dari mengontrak, kini STIKes Mitra Husada Medan memiliki lahan hampir 7 hektar yang siap dikembangkan untuk mendukung misi pendidikan dan pelayanan kesehatan ke depan.

Ketua Pengurus Yayasan Mitra Husada Medan, Dr. Drs. Imran Saputra Surbakti, MM juga menyampaikan kehadiran bupati Dairi ke kampus ini menjadi inspirasi berharga bagi STIKes Mitra Husada.

“Ini merupakan momen yang sangat berharga bagi kami, karena mahasiswa dan dosen dapat langsung menyerap pengalaman dari sosok pemimpin yang visioner seperti Bapak Vickner Sinaga,” ujar Imran.

Ia meyakini, kehadiran Bupati Dairi akan memperkaya pemahaman seluruh peserta tentang dinamika pembangunan daerah dan pentingnya kepemimpinan strategis di lapangan.

Imran juga menilai paparan yang disampaikan membuka peluang kolaborasi yang konstruktif antara STIKes Mitra Husada dan Pemerintah Kabupaten Dairi.

“Harapannya, sinergi positif ini dapat berlanjut, demi mendukung pengembangan SDM dan kesehatan masyarakat di daerah,” ungkap Imran.

Kuliah umum ini juga dirangkai dengan penandatanganan MoU, MoA, dan Implementation Agreement (IA) antara Pemerintah Kabupaten Dairi dan STIKes Mitra Husada Medan.

Penandatanganan dilakukan langsung  Kepala Dinas Kesehatan Dairi, Dr. dr. Henry Manik, M.Kes, bersama seluruh ketua program studi (kaprodi) di lingkungan STIKes Mitra Husada Medan.

Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pengembangan SDM di bidang kesehatan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pelaksanaan tridarma perguruan tinggi secara lebih terarah, aplikatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. (red)

Recent Posts