MEDAN-Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sumatera Utara mencapai 163.724 kunjungan selama periode Januari – Juli 2025
“Dengan kunjungan itu mengalami kenaikan 15,31 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024 berjumlah 141.989 kunjungan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Asim Saputra, Selasa (2/9/2025).
Asim menyebutkan, kunjungan wisman ke Sumatera Utara itu melalui tiga pintu masuk yakni Bandar Udara Kualanamu, Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Teluk Nibung Tanjnngbalai pada Juli 2025.
Kunjungan itu mencapai 28.554 orang yang mengalami kenaikan 11,78 persen dibandingkan dengan wisman yang datang pada Juni 2025 sebanyak 25.545 orang.
Jumlah wisman mengalami kenaikan 24,59 persen bila dibandingkan Juli 2024 dari 22.918 kunjungan pada Juli 2024 menjadi 28.554 kunjungan pada Juli 2025.
Naiknya jumlah kunjungan wisman yang datang ke Sumatera Utara Juli 2025 terhadap Juni 2025 mencapai 11,78 persen, searah dengan total kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia Juli 2025 yang juga mengalami kenaikan sebesar 4,62 persen atau dari 1.415.965 kunjungan menjadi 1.481.346 kunjungan.
Dari sepuluh negara pasar utama wisman pada Juli 2025, Malaysia masih mendominasi
jumlah wisman yang datang di Sumatera Utara yaitu 41,00 persen, diikuti Belanda 8,57
persen.
Sedangkan wisman dari Prancis 4,36 persen, Tiongkok 4,15 persen, Jerman 3,80 persen, Singapura 3,58 persen, Inggris 2,13 persen, Australia 2,00 persen, Amerika Serikat 1,56 persen dan Spanyol 1,52 persen.
Jadi jumlah wisman dari sepuluh negara tersebut adalah 72,67 persen dari total kedatangan wisman di Sumatera Utara.
Jumlah kedatangan wisman selama Juli 2025 dari sepuluh negara utama tersebut naik 20,59 persen dibanding bulan sebelumnya.
Wisman asal Belanda mengalami kenaikan tertinggi yaitu sebesar 399,18 persen dari 490 kunjungan pada Juni 2025 menjadi 2.446 kunjungan pada Juli 2025, yang diikuti wisman dari Spanyol yang naik
200,69 persen.
Sedangkan wisman dari Prancis naik 177,68 persen, Jerman naik 136,60 persen, Tiongkok naik 37,83 persen, Inggris naik 36,24 persen, Australia naik 7,74 persen dan dari Malaysia naik 4,28 persen.
Sementara itu wisman dari Singapura turun 50,60 dimana pada Juni 2025 berjumlah 2.069 kunjungan turun menjadi 1.022 kunjungan, dan wisman dari Amerika Serikat turun 16,32 persen.
Disebutkan juga, jumlah wisman dari sepuluh negara utama tersebut bila dibandingkan
pada bulan yang sama tahun sebelumnya naik sebesar 31,47 persen dimana wisman dari
Tiongkok mengalami kenaikan tertinggi yaitu 69,87 persen dari 697 kunjungan Juli 2024
naik menjadi 1.184 kunjungan pada Juli 2025.
Kenaikan kedatangan wisman ini diikuti dari Jerman yaitu 50,42 persen, wisman dari Prancis naik 46,18 persen, Malaysia naik 39,46 persen, wisman dari Spanyol naik 33,23 persen, wisman Inggris naik 14,91 persen, wisman dari Amerika Serikat naik 13,49 persen,
Singapura naik 10,01 persen dan dari Belanda naik 6,03 persen.
Sedangkan wisman dari Australia turun 9,79 persen dimana pada Juli 2024 berjumlah 633 kunjungan turun menjadi 571 kunjungan pada Juli 2025. (swisma)






