Tegaskan Kehadiran di Tengah Masyarakat, Kecamatan Medan Denai Jalankan Program “Denai Menyapa dan Berbagi

News60 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Karakter kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang dekat dan mengayomi warga kian diteladani oleh aparatur pemerintahan di wilayah kecamatan. Program-program yang mempertegas kehadiran Pemko Medan di tengah masyarakat pun dibuat. Salah satu di antaranya adalah program “Denai Menyapa dan Berbagi” yang dilaksanakan Kecamatan Medan Denai setiap Jumat.

“Meneladani Pak Wali Kota Bobby Nasution yang dekat dan mengayomi masyarakat, sejak pertengahan Februari lalu, pada setiap Jumat, kita laksanakan program Denai Menyapa dan Berbagi,” ucap Camat Medan Denai, Baharuddin Ritonga, Jumat (27/5) di kantornya.

Baharuddin menjelaskan, dalam program ini pihaknya memberikan pelayanan pengurusan administrasi kependudukan maupun surat-surat yang memudahkan warga. Pihak Kecamatan Medan Denai  mengantar langsung ke rumah warga berkas administrasi kependudukan warga yang telah selesai. Selain itu, Kecamatan Medan Denai juga membantu pengurusan surat tanah warga yang tidak mampu. Dan semua itu dilakukan secara gratis.

“Setiap Jumat, saya bersama aparatur di Kecamatan Medan Denai, menggunakan sepeda motor mengantarkan KK, KTP, maupun surat lain yang telah selesai pengurusannya ke rumah warga,” ucapnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Sembari mengantar berkas-berkas milik warga itu, Baharuddin juga menyerap aspirasi dan melihat langsung permasalahan warga serta menyosialisasikan visi, misi, dan program prioritas Pemko Medan.

“Saat ini kita tengah berusaha agar warga kita yang kurang mampu mendapat program bedah rumah. Kita sudah urus surat tanahnya. Tinggal berkoordinasi dengan OPD terkait agar rumah warga tidak mampu tersebut masuk program bedah rumah Pemko Medan,” ungkapnya.

Baharuddin menambahkan, selain mempermudah pengurusan berkas administrasi kependudukan dan surat-surat warga, dalam program ini pihak Kecamatan Medan Denai juga memberikan bantuan sosial kepada warga yang tidak mampu.

“Setiap Jumat, kita berikan bantuan uang sebesar Rp 50 ribu dan beras 5 kilogram pada minimal 5 warga yang benar-benar tidak mampu,”  terangnya.

Dari mana anggarannya? Baharuddin mengatakan, memang program ini tidak ditampung dalam anggaran kecamatan. Namun, lanjutnya, dengan dilandasi keikhlasan dan dorongan untuk memberikan pelayanan serta membantu masyarakat, aparatur di lingkungan Kecamatan Medan Denai bahu-membahu dalam melaksanakan program ini.

“Istilahnya kita tek-tek-an. Mudah-mudahan sejauh ini berjalan dengan lancar,” ucapnya optimis.(rizky)