DPRD Medan Apresiasi Gerak Cepat Rico Waas Benahi Jalan Rusak Dan Drainase

Politik473 Dilihat

Medan. Anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan, Lailatul Badri mengapresiasi Wali Kota Medan Rico Waas gerak cepat (gercep) melakukan pembenahan sejumlah infrastruktur jalan dan drainase yang rusak.

“Kita berikan apresiasi atas langkah yang dibuat Wali Kota Medan. Karena persoalan ini selalu menjadi keluhan utama di setiap kali kami turun menjemput aspirasi masyarakat,” kata Lailatul Badri kepada wartawan, Rabu (9/4/2025).

Menurut Lailatul Badri, persoalan kerusakan jalan dan sistem drainase telah disampaikan saat pelaksanaan paripurna laporan reses.

“Dalam rapat paripurna laporan reses pada tanggal 25 Maret 2025 lalu, kita sampaikan berbagai keluhan dari masyarakat dari Dapil 1 hingga Dapil 5. Kita sangat berharap hal ini menjadi prioritas utama Wali Kota Medan agar dampaknya dapat dirasakan secara positif oleh masyarakat,” kata politisi PKB itu.

Wanita yang akrab disapa Lela menambahkan, saat ini pihaknya juga menerima keluhan jalan rusak di Jalan Ampera 4 dan Jalan Ampera 5, Kelurahan Glugur Darat 2, Medan Timur
serta di Jln Pahlawan Gg Sepakat, Gg Lurah, Kelurahan Pahlawan, Medan Perjuangan dan Jln Pukat II Gg Sederhana, Bantan Timur , Medan Tembung.

“Kita harapkan jalan rusak tersebut menjadi perhatian Wali Kota Medan juga,” pungkasnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas melakukan pertemuan dengan Dinas SDABMBK Kota Medan, Selasa (8/4/2025).

Pertemuan ini untuk membahas rencana pekerjaan infrastruktur yang telah selesai dikerjakan dan yang akan dikerjakan untuk pembangunan Kota Medan ke depannya.

Dimana, Rico Waas mengatakan dirinya juga membutuhkan data berapa jumlah total ruas jalan di Kota Medan. Dari data tersebut berapa jumlah jalan yang layak, jalan rusak dan jalan yang harus segera diperbaiki.

“Saya menginginkan jika ada temuan jalan rusak, maka kita dapat mengambil langkah untuk segera memperbaikinya. Artinya kita harus melakukan strategi secara masif, sehingga rencana untuk memperbaiki titik jalan yang rusak lebih jelas”, ujar Rico Waas sembari meminta Dinas SDABMBK untuk memberikan laporan pekerjaan secara mingguan.

(red)