Wujud Nyata Kepedulian Bobby Nasution Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan, Ini Sederet Perhatian Yang Diberikan Pemko Medan Kepada UMKM Hasil Olahan Laut

News149 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Peningkatan ekonomi bagi para pelaku UMKM di kota Medan menjadi salah satu fokus utama dari Wali Kota Medan Bobby Nasution. Bobby Nasution ingin agar UMKM di kota Medan dapat naik kelas sehingga kesejahteraan para pelaku UMKM ini semakin meningkat.

Setelah sebelumnya Bobby Nasution memberikan perhatian penuh kepada pelaku UMKM konveksi dan sepatu yang ada di Kecamatan Medan Denai. Kini Bobby Nasution kembali memberikan perhatiannya kepada pelaku UMKM hasil olahan laut yang ada di Kecamatan Medan Belawan.

Bahkan Bobby Nasution baru-baru ini juga telah memberikan bantuan peralatan senilai Rp.125 juta kepada pelaku umkm klaster olahan hasil laut dan bantuan pendidikan kepada anak nelayan.

“Bantuan ini merupakan komitmen dari Pemko Medan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya para nelayan.”kata Bobby Nasution beberapa waktu yang lalu.

Pemko Medan melalui Dinas Koperasi, dan UKM Kota Medan juga telah memberikan pembinaan kepada para pelaku UMKM hasil olahan laut tersebut. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan Benny Iskandar Nasution saat ditemui menjelaskan bahwa pembinaan berupa pelatihan secara rutin telah diberikan kepada para UMKM olahan hasil laut melalui koperasi yang telah terbentuk. Salah satu pelatihan yang diberikan ialah bagaimana mendorong UMKM hasil olahan laut ini dapat berjualan secara online sehingga hasil produk yang dihasilkan dapat dijangkau oleh masyarakat yang lebih luas.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Banyak sudah pelatihan yang kita berikan kepada pelaku UMKM ini salah satunya kita mendorong agar mereka dapat merubah model penjualan dari sebelumnya offline menjadi online, lalu kita ajarin juga bagaimana packaging yang baik agar produknya berkualitas dan menarik minat masyarakat untuk membelinya.”kata Benny Iskandar Nasution.

Selain memberikan pelatihan, Dinas Koperasi dan UKM kota Medan juga memberikan bantuan sejumlah peralatan berupa mesin pengering ikan, mesin pemisah duri ikan dan gerobak.

“Jadi kita berikan bantuan peralatan juga kepada mereka agar dapat meningkatkan hasil produksinya.”sebut Benny Iskandar Nasution.

Sementara itu adapun ragam jenis UMKM hasil olahan laut yang telah dibina oleh Dinas Koperasi dan UKM menurut sektornya yang ada di Kecamatan Medan Belawan mencakup budidaya ikan, pengolahan ikan dan perdagangan hasil laut.(rizky)