Wapres Gibran pantau penataan kemiskinan ekstrem di Belawan

News35 Dilihat

Medan – Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka meninjau penataan kawasan kemiskinan ekstrem yang dilanda banjir rob, di Kelurahan Belawan Bahari, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa.

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat penataan kawasan ini sebagai upaya penanganan kemiskinan ekstrem yang telah dilakukan pada 2022 sampai 2024.

Saat tiba dilokasi, Wapres Gibran melihat papan progres penataan kawasan yang telah selesai, dan mendengar penjelasan perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Selanjutnya, Wapres Gibran didampingi Wali Kota Medan Bobby Nasution dan rombongan berjalan menyusuri jalan setapak guna melihat rumah warga yang telah selesai direnovasi.

BACA JUGA :  Puluhan Elemen Relawan Tegak Lurus Deklarasi Dukung Bobby-Surya

Wapres juga sempat menyapa dan berdialog dengan warga setempat atas program penataan kawasan Medan Belawan Bahari ini.

Sembari menyusuri jalan setapak, kemudian Wapres Gibran membagikan susu dan alat tulis kepada anak-anak di wilayah tersebut.

Saniah, warga Belawan Bahari terharu bisa bertemu dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Dia menyebut, rumah ditempatinya kini layak huni akibat program penataan kawasan Medan Belawan Bahari.

BACA JUGA :  Polsek Tapung Hulu Berikan Klarifikasi Terkait Saling Lapor Kasus Penganiayaan

Pihaknya menjelaskan, bahwa rumahnya baru selesai diperbaiki sekitar dua bulan yang lalu oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Saya berterima kasih karena sudah dibantu oleh pemerintah memperbaiki rumah, sebab suami saya hanya seorang nelayan kecil. Terima kasih Pak Presiden Prabowo, Pak Wapres Gibran dan Pak Wali Kota Medan Bobby Nasution,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, saat ini pihaknya sudah tidak lagi merasakan banjir rob yang masuk ke dalam rumah dan menyebabkan perabotan rumahnya menjadi rusak.

BACA JUGA :  Kabar Dugaan Penipuan Rp120 Juta Anak Oknum Kadis Pemkot Tebing Tinggi Sudah Sampai ke Wali Kota dan Sekda

“Sudah tidak merasakan banjir rob masuk rumah. Biasanya kalau banjir rob masuk ke dalam rumah semua perabot kursi, lemari dan rak piring hancur,” ujar Saniah.

Pihaknya juga meminta kepada Wapres Gibran agar ke depan banjir rob di wilayah tersebut bisa diatasi, sehingga warga di kawasan ini tidak lagi merasakan banjir rob.

“Tadi pak wapres bilang banjir rob ini akan segera kita tangani agar air pasang tidak lagi masuk ke permukiman warga,” ucap Saniah dikutip dari Antara. (red/ant)