Wali Kota Bobby Tinjau Proyek Floodway Sei Sikambing-Belawan

News79 Dilihat

MEDAN – Di hari pertama masuk kerja pasca cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1445H, Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau proyek Floodway Sei Sikambing-Belawan di Jalan Asoka, Pasar 1, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Selasa, (16/4/2024).

Bobby hadir didampingi Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Topan Obaja Putra  Ginting, dan Camat Medan Selayang, Muhammad Husnul Hafis ini.

Selain melihat progres pengerjaan, Wali Kota Bobby juga bertatap muka dengan warga sekitar yang sempat mengeluhkan dampak dari pembangunan proyek Floodway yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II Medan.

Bobby Nasution pun mendengarkan langsung keluhan warga dan menawarkan sejumlah solusi.

“Setiap pekerjaan pasti akan ada pro kontra, kita paham itu. Tapi tadi kita sudah minta pengerjaannya dipercepat per segmennya, dari 10 hari menjadi 7 hari per segmen,” kata Bobby.

Mendengar solusi yang diberikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution tersebut, waraga pun dapat menerima.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Seperti disampaikan salah seorang warga, Ovi, yang memiliki usaha doorsmerr. Ia menilai solusi yang disampaikan Wali Kota Bobby memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa pengerjaan akan dipercepat.

“Tentunya kami senang sekali Pak Wali Kota sudah datang menemui masyarakatnya dan memberikan solusi kepada kami, kalau pekerjaan dipercepat pasti akan cepat selesainya juga, dan kami dapat kembali membuka usaha,” ujarnya.

Proyek Floodway Sei Sikambing-Belawan ini sendiri memiliki panjang lebih kurang 1.2 Km. Saluran ini akan mengurangi debit air di Sei Sikambing dan akan dialirkan ke Sei Belawan hingga mencapai 30 meter kubik/detik. Dengan begitu hasilnya akan mengatasi terjadinya genangan air di kawasan Setia Budi. (Red)