UMSU Raih Dua Anugerah Tertinggi Innovillage Lewat Inovasi Berbasis Teknologi

News136 Dilihat

MEDAN-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih dua anugerah tertinggi berupa juara 1 dalam ajang Anugrah Innovillage 2024:

Innovate for Impact, Act for Sustainability yang digelar pada Jumat (25/4/2025) di Auditorium Gedung Damar (K), Telkom University, Bandung.

Dua penghargaan bergengsi di ajang Innovilage yang diselenggarakan  University Telkom dan BUMN ini diberikan kepada dua tim dari UMSU.

Kedua tim yaitu  Marahalim dari Fakultas Teknik serta Tim Kitainklusi yang merupakan kolaborasi dari Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi Informasi (FIKTI) dan FKIP.

Kedua tim ini berhasil menyabet juara utama melalui inovasi berbasis teknologi yang menyentuh langsung isu-isu sosial dan keberlanjutan.

Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP menyampaikan apresiasi, sekaligus rasa bangga dan syukur atas pencapaian yang diraih mahasiswa.

Penghargaan ini tidak terlepas dari komitmen dan kerja keras seluruh pimpinan fakultas dan prodi atas dasar rasa kebersamaan serta dedikasi pada universitas.

“Alhamdulillah, tentu saya merasa bangga dan bersyukur atas penghargaan yang didapat para mahasiswa UMSU. Selamat atas prestasi yang diraih mahasiswa ini menjadi motivasi tersendiri,” katanya.

Penghargaan di ajang Innovilage bukan kali pertama diraih UMSU, pada tahun sebelumnya mahasiswa UMSU juga menjadi juara berturut-turut di ajang Innovillage.

“Semoga inovasi yang dilahirkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat secara luas,” ujar Prof. Agussani.

UMSU aktif mengikuti ajang Innovillage sejak 2021 dan pada  2022 yang juga berhasil menyabet Juara 1 dengan hadiah senilai Rp45 juta.

Pada  2024 ini, Rektor UMSU juga menerima penghargaan Best University Program Innovillage 2023 untuk kategori peserta dengan endorser terbaik, mengukuhkan konsistensi UMSU dalam mendukung inovasi mahasiswa.

Sementara, Dosen pembimbing tim Kitainklusi, Arief Aulia Rahman, S.Pd., M.Pd., CISHR juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan universitas serta keterlibatan masyarakat dalam pengembangan karya mahasiswa.

“ Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih atas dukungan universitas kepada tim terus berkontribusi dan berinovasi kepada masyarakat. Kami berharap ke depannya hasil inovasi ini bisa berkembang dan meluas untuk masyarakat. Hal ini juga merupakan kolaborasi yang erat dengan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Tim Kitainklusi menorehkan prestasi dalam kategori Dampak Sosial Keberlanjutan Disabilitas (SDG 4 & 10) melalui inovasi bertajuk “Histomathic: Ethnomatematics 3D Visual Interactive App untuk Meningkatkan Inklusivitas Pembelajaran Matematika Anak Autisme di SLB Negeri Autis Sumatera Utara”.

Didampingi dosen pembimbing Arief Aulia Rahman, S.Pd., M.Pd., CISHR, tim ini diketuai  Vickri Vebrian dengan anggota Wahyuni dan M. Khoirul Fahmi.

Aplikasi ini dirancang untuk menjawab tantangan pembelajaran inklusif bagi anak berkebutuhan khusus, terutama dalam mata pelajaran matematika.

Sementara itu,tim Marahalim tampil memukau dengan karya berjudul “Implementasi Smart Greenhouse Hidroponik Berbasis IoT dan Machine Learning Melalui Pemanfaatan Energi Terbarukan (Solar Panel) Untuk Meningkatkan Ekonomi dan Produktivitas Pertanian Ibu-Ibu PKK di Desa Sambirejo Timur”.

Didampingi dosen pembimbing Arya Rudi Nasution, S.T., M.T., tim ini diketuai  Erdiansyah dengan anggota M. Alwi Ripay Harahap dan Zulfakhry Siregar.

Karya ini berhasil memenangkan kategori Inovasi untuk Menciptakan Nilai Bersama UMKM dan Pemberdayaan Perempuan (SDG 5 & 8) karena dinilai mampu memberdayakan perempuan desa melalui penerapan teknologi yang tepat guna.

Keberhasilan ini semakin mengukuhkan posisi UMSU sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendukung program-program inovatif mahasiswa yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs ( swisma)