STMIK TIME Dorong Lulusan Kuasai Teknologi Informasi

News400 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN

 Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Teknologi Informasi Manajemen dan Edukasi (STMIK TIME) mewisuda 113 lulusannya dalam sidang wisuda ke 17 tahun akademik 2020/2021.

Prosesi wisuda terhadap sarjana Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi itu digelar di Gedung Selecta Jalan Listrik Medan, Sabtu (20/11/2021).

“Belajar itu tidak berhenti karena Anda telah diwisuda hari ini. Dinamika dunia terus berkembang dengan pesat, terutama yang berhubungan dengan teknologi informasi,” kata Ketua STMIK TIME Edi Wijaya SKom MKom MM dalam pidatonya ketika membuka sidang.

Edi Wijaya berharap kepada wisudawan agar terus belajar, berusaha dan berkarya. Apalagi di era digital ini, menurutnya, mutlak mengharuskan punya keterampilan dalam hal teknologi.

“Masa muda itu tidak datang dua kali. Maka apapun keinginan Anda, mimpikanlah dan semesta akan bekerja dengan caranya sendiri. Mimpi adalah langkah awal menuju kesuksesan. Sukses untuk angkatan 17,” imbuhnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Terkait pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas Edi Wijaya menuturkan STMIK TIME telah melaksanakannya sejak September 2021 lalu.

“Kami menggelar PTM terbatas dengan sistem hybrid. Kegiatan perkuliahan kami lakukan dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.

Menurutnya, prosedur tersebut dijalankan sebagai bentuk pencegahan kluster baru Covid-19 dalam perkuliahan tatap muka.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut Prof Dr Ibnu Hajar MSi dalam sambutannya menyatakan bangga karena Sumatera Utara khususnya Medan telah melahirkan generasi baru yang akan terjun ke dunia kerja. Ia berharap ilmu diperoleh semasa kuliah dapat langsung di implementasikan. 

Ketua panitia wisuda Edi SKom MKM menyebutkan, jumlah wisudawan angkatan 17 tersebut sebanyak 113 lulusan terdiri dari Program Studi Teknik Informatika sebanyak 73 orang dari Program Studi Sistem Informasi sebanyak 40 lulusan.

Ia juga berharap hard skill dan soft skill yang diperoleh selama perkuliahan pencapaian gelar ini dapat berguna untuk kehidupan,  baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Dari 113 lulusan yang diwisuda itu dua di antaranya memperoleh IPK tertinggi, yakni Sonia S.Kom dari prodi Teknik Informatika ( IPK 3.90) dan Suriaty S.Kom dari prodi Sistem Informasi ( IPK 3.74).

Lulusan STMB MULTI SMART

Di hari yang sama juga diwisuda 67 lulusan Sekolah Tinggi Manajemen Bisnis ( STMB) Multi Smart.

Dari jumlah tersebut terdiri dari program studi manajemen sebanyak 32 orang,  administrasi bisnis 19 orang dan akuntansi 16 orang.

Ketua STMB) Multi Smart, Feriani Astuti SKom MKom MM pada sambutannya berharap para lulusan dapat mengaplikasikan ilmunya di tengah masyarakat dan memberi makna dalam situasi dan era mutakhir ini.

Pada wisuda tersebut juga disampikan peraih IPK tertinggi yang diperoleh Novita Tania SM dari prodi manajemen ( IPK 3,75), kemudian dari prodi adminjstrasi bisnis diraih Jeffry Crivilly S.AB (IPK 3,66) dan dari prodi Akuntansi diraih Juli Anggara S.Ak. ( swisma)