Sikapi Keluhan Warga, Bobby Nasution Temukan Pemasangan U-Ditch Tidak  Sesuai, Minta Dinas PU  Lakukan Evaluasi & Tindak Tegas

News922 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Keluhan masyarakat  terkait lambatnya pemasangan U-Ditch di Jalan SMTK, Kelurahan Padang Bulan Selayang I, Kecamatan selayang sehingga mengganggu kenyamanan warga sekitar langsung disikapi Wali Kota Medan Bobby Nasution. Rabu  (2/2), orang nomor satu di Pemko Medan itu langsung  meninjau lokasi pemasangan beton cetak siap pakai  yang  digunakan untuk saluran drainase tersebut.  Akibat lambatnya pemasangan U-Ditch sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Ditambah lagi tanah bekas galian dibiarkan menumpuk di pinggir jalan.

Peninjauan dilakukan Bobby Nasution didampingi Wakil Wali Kota H Aulia Rachman, Sekda Kota Wiriya Alrahman, Asisten serta sejumlah pimpinan OPD. Begitu tiba di lokasi, Bobby langsung mengecek  apa yang menjadi penyebab lambatnya penyelesaian pemasangan U-Ditch tersebut. Di samping itu Bobby juga mendapati  adanya tumpukan tanah bekas pemasangan U-Ditch belum dirapikan. Lalu, air dalam drainase tidak mengalir serta  kondisi U-Ditch sudah berlumut.

Bobby   langsung meminta Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Topan Obaja Ginting segera menyelesaikannya.   Kepada penanggung jawab proyek, Bobby dengan tegas minta agar pemasangan U-Ditch harus diselesaikan tepat waktu. Sedangkan Dinas PU  diharuskan  melakukan evaluasi secara menyeluruh dan jika pelaksana kegiatan tidak menyelesaikannya dengan baik, maka harus ditindak tegas, bahkan diganti.

“Peninjauan ini dilakukan untuk menindaklanjuti adanya aduan dari masyarakat sekitar. Selain itu, saya juga ingin memastikan secara langsung apakah pengerjaan U-Ditch ini sesuai dengan yang telah ditentukan apa tidak. Ternyata saya masih menemukan pengerjaan yang  dilakukan tidak sesuai dengan diharapkan dan tidak kunjung selesai,” jelas Bobby.

Oleh karenanya Bobby Nasution menginstruksikan  Kadis PU  untuk mengawasi dengan ketat pemasangan U-Ditch tersebut. “Jika pengerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan perencanaan,  Kadis PU harus melakukan tindakan tegas sehingga hal seperti ini tidak terjadi lagi dan tidak ada yang bermain-main,” tegasnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Kadis PU Kota Medan Topan Obaja Ginting langsung mengamini apa yang diperintahkan Bobby Nasution tersebut.  Dikatakannya, seluruh  arahan dan instruksi yang diberikan Wali Kota segera ditindaklanjutinya. “Kami segera menindaklanjuti sehingga  hal seperti ini tidak lagi terjadi ke depannya,” janji Topan.(rizky)