GLOBALMEDAN.COM, BATU BARA – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Batu Bara menggelar rapat koordinasi pembentukan ketua panitia pelantikan serta pembentukan kepengurusan periode 2022-2025, di Desa Empat Negri, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Minggu (20/02/2022).
Ketua panitia pelantikan Irmawan Mukhlis mengatakan, pihaknya pada hari ini melaksanakan rapat persiapan terkait hal itu.
“Selain melakukan persiapan-persiapan pelantikan pengurus JMSI periode 2022-2025, kita juga sedang melakukan persiapan rapat kerja untuk bidang masing-masing pengurus,” Ujarnya usai melaksanakan rapat.
Ia mengatakan, hingga saat ini, panitia sudah melakukan beberapa persiapan-persiapan, dan pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan pengurus dan panitia yang sudah terbentuk untuk pelaksanaan pelantikan pengurus JMSI Kabupaten Batu Bara itu.
Termasuk juga lanjut dia, nantinya akan melaksanakan rapat partisi dengan ketua JMSI Kabupaten Batu Bara yang terpilih dari hasil musyawarah JMSI Kabupaten Batu Bara yang berlangsung beberapa waktu lalu.
“Untuk pelantikan ketua dan pengurus JMSI Kabupaten Batu Bara ini diperkirakan paling cepat pada minggu ketiga di bulan Maret 2022 mendatang,” Jelas Irmawan Mukhlis yang juga Wartawan Media Online Utamanews.com
Meskipun demikian lanjut dia, pihaknya juga akan melihat jadwal Ketua JMSI Provinsi Sumatera Utara Rianto Agly, S.H, yang pada pemberitaan sebelumnya banyak program JMSI yang harus dilakukan sehingga Rakerda penting untuk digelar.
Menurut Rianto Agly, S.H, rakerda akan membahas sejumlah agenda antara lain, program-program kerja setahun, usulan pembentukan JMSI tingkat kabupaten/kota, rencana penyelengaraan UKW, perlindungan hukum bagi media siber dan beberapa agenda internal lainnya.
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
“Selain itu karena banyaknya permintaan dari kawan-kawan daerah yang ingin bergabung dalam organisasi ini,” kata Rianto.
Ia berharap Rakerda I ini akan menjadi awal pengembangan JMSI di Sumatera Utara dalam pembinaan media-media siber dan akan menjadi salah satu stakeholder bagi pemerintah daerah, Polri dan TNI. (Red)
Post Views: 560