Samsat Medan Utara Gelar Operasi Gabungan Penertiban Pajak Kendaraan di Jalan Cemara Medan

News94 Dilihat

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pembayaran pajak kendaraan, Samsat Medan Utara bersama Jasa Raharja dan Ditlantas Polda Sumut menggelar operasi gabungan di Jl. Cemara, Medan. Operasi ini dilaksanakan pada pagi hari dan berhasil menjaring sejumlah kendaraan yang belum membayar pajak.

Penanggungjawab Jasa Raharja Samsat Medan Utara, Fanny Akbar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin untuk menegakkan ketertiban administrasi kendaraan bermotor.

“Kami ingin memastikan bahwa semua pemilik kendaraan memahami kewajibannya dan berkontribusi terhadap pendapatan daerah,” ujar Fanny Akbar.

Selama operasi berlangsung, petugas tidak hanya menindak kendaraan yang tidak membayar pajak, tetapi juga memberikan informasi dan sosialisasi kepada pemilik kendaraan tentang cara pembayaran pajak yang mudah dan cepat. Beberapa pemilik kendaraan yang terjaring diberikan kesempatan untuk melakukan pembayaran di lokasi.

“Dari hasil operasi ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya membayar pajak kendaraan. Ini juga berfungsi untuk meningkatkan pendapatan daerah yang dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur,” tambahnya.

Operasi penertiban ini mendapat respons positif dari warga. Beberapa pengendara mengaku merasa terbantu dengan adanya sosialisasi dan kemudahan dalam melakukan pembayaran.

“Saya jadi lebih paham tentang kewajiban pajak ini, dan lebih baik bayar daripada terkena sanksi,” kata salah satu pengendara.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Samsat Medan Utara berencana untuk melanjutkan kegiatan serupa di berbagai lokasi lain untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dan meningkatkan kepatuhan pajak kendaraan bermotor di Kota Medan. (Red)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan