Saat Apel Gabungan, Pj Bupati Dairi Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Koordinasi

DAIRI – Pj Bupati Dairi Surung Charles Bantjin memimpin apel gabungan perdana Pemkab Dairi di halaman kantor Bupati Dairi, Senin (10/6/2024).

Pj Bupati Dairi dalam amanatnya menyampaikan apel gabungan perdana tersebut diharapkan bisa dilanjutkan bersama dan secara rutin.

Hal tersebut sebagai wadah untuk memperkuat disiplin, memperkuat kebersamaan untuk saling menjaga kekompakan. Dan bisa dijadikan sebagai momentum untuk saling memperbaiki ataupun koreksi apa perencanaan yang telah dilaksanakan dan belum dijalankan.

“Apel ini merupakan refleksi kepada kita sebagai tanggung jawab menjadi abdi negara. Kegiatan ini diharapkan juga dapat menjadi petunjuk yang baik untuk menuntaskan pekerjaan yang belum terlaksana,” ujar Charles Bantjin.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam apel tersebut, beberapa hal penting disampaikan dan perlu tindakan segera kepada seluruh jajaran yang mengikuti apel gabungan. Diantaranya adalah tahapan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025 yang sudah deadline untuk segera diselesaikan oleh seluruh OPD. Selanjutnya adalah terkait pengendalian inflasi, agar dilakukan dalam bentuk dukungan melalui gerakan tanam komoditas pangan penyumbang inflasi seperti padi, jagung, cabai dan bawang.

BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Selanjutnya adalah terkait pelaksanaan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting di daerah dimana aka dilakukan intervensi serentak pencegahan stunting tepatnya hari ini Senin (10 /6/ 2024) yang dipusatkan di Posyandu Mawar Desa Pangaribuan, Kecamatan Siempat Nempu Hulu.

“Kolaborasi dan koordinasi sangat penting, namun sangat sulit kita laksanakan. Hal itu terjadi karena tidak ada yang menjadi leading sektor untuk melakukan koordinasi. Kami berharap ini bukan sekedar apel gabungan, apel gabungan ini bisa memberikan petunjuk yang baik untuk menuntaskan pekerjaan yang belum terlaksana,” pungkas Pj.Charles Bantjin.

Apel gabungan tersebut dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Jonny Hutasoit yang diikuti oleh Pimpinan OPD dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) Pemkab Dairi. (Red)

Recent Posts