Undhar Wisuda 633 Lulusan, Rektor Berpesan Pentingnya Integritas, Intelektualitas dan  Totalitas

MEDAN– Sebanyak 633 lulusan Universitas Dharmawangsa (Undhar) Medan diwisuda di Gedung Selecta, Jalan Listrik Medan, Sabtu (30/5/2026).

Prosesi wisuda dipimpin Rektor Undhar, Assoc. Prof. Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A, itu menjadi momentum penting untuk menegaskan berbagai capaian peningkatan mutu pendidikan yang berhasil diraih kampus tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Wisuda angkatan ke 37 ini dihadiri perwakilan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Koordinator Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara.

Hadir juga Ketua Senat Undhar,  Prof. Dr. Lahmuddin Lubis, M.Ed, para wakil rektor, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Kusbianto, SH, M.Hum, para dekan dan ketua program studi, pengurus Ikatan Alumni Dharmawangsa (IKADHA).

Rektor dalam sambutannya menegaskan, Undhar tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan dan kompetensi akademik, tetapi juga membangun karakter, mental, akhlak.

“Kita juga siapkan berbagai keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat,” ungkap Zamakhsyari.

Pada kesempatan tersebut dia juga memaparkan sejumlah capaian strategis yang berhasil diraih Universitas Dharmawangsa.

Salah satunya adalah keberhasilan memperoleh Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan predikat Baik Sekali, yang menjadi bukti komitmen kampus dalam meningkatkan tata kelola dan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Selain itu, seluruh program studi yang dimiliki Universitas Dharmawangsa berhasil mempertahankan status akreditasinya.

Bahkan dua program studi  meraih predikat Akreditasi Unggul, yakni Program Studi Sarjana Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam.

Tidak hanya di bidang akreditasi, Universitas Dharmawangsa juga menunjukkan perkembangan positif dalam berbagai aspek lainnya.

Berdasarkan pemeringkatan UniRank, kampus tersebut menempati posisi yang cukup baik di antara perguruan tinggi swasta di Kota Medan.

Di bidang sumber daya manusia, universitas ini terus mendorong peningkatan kualitas dosen melalui studi lanjut dan berbagai program pengembangan kompetensi.

Kampus juga memperkuat pembelajaran berbasis teknologi digital, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Menurutnya, di era kompetisi global saat ini para wisudawan harus persiapkan diri dan menyadari bahwa ijazah yang diterima ini hanya merupakan sebuah kunci agar kalian dapat berkompetisi lebih baik lagi di tengah kompetitif ini

Rektor berpesan agar lulusan memiliki integritas dan menjadi orang yang jujur orang dan amanah karena saat gelar makin mudah diperoleh justru kejujuran dan amanah semakin langka.

Para lulusan juga harus berintelektualitas dan jangan pernah bosan untuk terus menambah ilmu pengetahuan serta tingkatkan literasi dengan banyak menbaca.

“Tak kalah pentingnya lagi adalah totalitas. Jangan  berkiprah setengah-setengah. Dengan totalitas yang tinggi akan hasilkan kualitas yang lebih prima,” paparnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Medan, H. Muzakkir, SE, menyampaikan apresiasi kepada LLDikti Wilayah I  dan Kopertais Wilayah IX Sumut yang selama ini memberikan perhatian, pembinaan, dan dukungan terhadap perkembangan Universitas Dharmawangsa.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh selama belajar di Universitas Dharmawangsa dapat didharmabaktikan untuk kemaslahatan masyarakat, agama, bangsa, dan negara,” ujar Muzakkir.

Kepada para wisudawan, Muzakkir berpesan agar tidak berhenti belajar setelah meraih gelar akademik.

Ia mendorong para lulusan untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan yang lebih tinggi maupun pengalaman di tengah masyarakat.

Muzakkir menegaskan Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Medan bersama seluruh sivitas akademika akan terus melakukan pembenahan, inovasi, dan peningkatan mutu pendidikan.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan fasilitas kampus, pengembangan sistem teknologi informasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk dukungan bagi dosen untuk melanjutkan studi menuju jenjang doktor dan guru besar.

Dari 633 lulusan yang diwisuda itu berasal dari berbagai fakultas dan program studi, meliputi 98 sarjana Program Studi Hukum, 83 sarjana Administrasi Publik, 22 sarjana Administrasi Bisnis, 51 sarjana Ilmu Komunikasi.

Kemudian 28 sarjana Akuakultur, 62 sarjana Pendidikan Agama Islam, 118 sarjana Manajemen, 56 sarjana Akuntansi, 27 sarjana Teknologi Informasi, 27 sarjana Rekayasa Perangkat Lunak, 14 ahli madya D-3 Sistem Informasi, serta 20 magister Hukum dan 42 magister Pendidikan Agama Islam.

Selain itu, terdapat 19 wisudawan berprestasi yang memperoleh penghargaan atas capaian akademik maupun nonakademik. ( tanai)

Recent Posts