Rumah Zakat Salurkan 200 Nasi Kotak Berbagi Buka Puasa kepada Penyintas  Banjir di Tapsel

News819 Dilihat

TAPSEL-Rumah Zakat menyalurkan sebanyak 200 nasi kotak dalam program Berbagi Buka Puasa (BBP) kepada warga penyintas banjir di Desa Hutagodong, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan ( Tapsel) pada Sabtu (21/02/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah tersebut.

Bantuan berupa paket makanan siap saji untuk berbuka puasa diberikan kepada para warga yang masih dalam tahap pemulihan pasca berangkat dari kondisi warga yang mengalami kerugian akibat banjir yang melanda Kecamatan Batang Toru.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Sejumlah rumah dan fasilitas warga terdampak, sehingga aktivitas sehari-hari dan perekonomian masyarakat terganggu.

Dalam situasi tersebut, kebutuhan pokok termasuk makanan untuk berbuka puasa menjadi salah satu perhatian utama.

Melalui program Berbagi Buka Puasa (BBP), Rumah Zakat berharap dapat meringankan beban warga serta menghadirkan kebahagiaan di tengah kondisi sulit yang sedang dihadapi.

Penyaluran 200 nasi kotak ini disambut dengan antusias dan rasa syukur oleh para penyintas.

Istri Kepala Desa Hutagodong turut menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Rumah Zakat dan seluruh donatur yang telah peduli kepada masyarakat Desa Hutagodong ” ujarnya

Bantuan ini  disebutkannya sangat berarti bagi warga  yang sedang berjuang bangkit setelah banjir. Semoga kebaikan ini dibalas dengan keberkahan yang berlipat ganda

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh rasa kebersamaan. Diharapkan aksi kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan pasca bencana. ( swisma)