Rumah Zakat dan BSI Maslahat Gelar Program Belanja Perlengkapan Sekolah Anak Yatim dan Dhuafa

News1122 Dilihat

MEDAN-Rumah Zakat Perwakilan Sumatera Utara berkolaborasi dengan BSI Maslahat melaksanakan program belanja perlengkapan sekolah bagi anak yatim dan dhuafa di Gramedia Gajah Mada, Rabu (27/8/2025).

Sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa dari jenjang sekolah dasar mendapatkan kesempatan istimewa untuk berbelanja kebutuhan sekolah mereka secara langsung.

Keceriaan tampak terpancar dari wajah anak-anak saat memilih tas, buku, serta perlengkapan belajar lainnya.

Selain berbelanja, anak-anak turut menerima bingkisan berupa perlengkapan alat tulis tambahan.

Kehangatan suasana semakin bertambah dengan adanya sesi dongeng yang sarat pesan moral, serta berbagai permainan interaktif yang membuat mereka tertawa dan bergembira bersama.

Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan sekolah, tetapi juga memberikan pengalaman berharga yang akan terus dikenang.

Tidak hanya itu, Rumah Zakat dan BSI Maslahat juga memberikan perhatian pada kesehatan anak-anak melalui layanan pengecekan gigi gratis yang difasilitasi oleh dokter gigi dari Klinik Cita Sehat.

Hal ini dilakukan untuk memastikan tumbuh kembang mereka tetap terjaga, karena kesehatan gigi sangat penting dalam mendukung proses belajar.

Program ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Rumah Zakat dan BSI Maslahat dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan dhuafa.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Harapannya, melalui dukungan perlengkapan sekolah dan pengalaman positif yang diperoleh, semangat belajar mereka semakin meningkat, serta lahir generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, dan berakhlak mulia. ( swisma)