MEDAN – Tim Unit Reskrim Polsek Patumbak menangkap tiga tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dari tempat terpisah.
Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir, menjelaskan awalnya pihaknya menangkap dua tersangka curanmor berinisial DPN (29), warga Jalan Muara Gang Mauliate Selamat Toba, Desa Amplas dan WLA (25), warga Jalan Pasar IV Gang Bersama Satahi I Desa Marindal II Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.
“Kedua tersangka telah mencuri sepeda motor milik korbannya warga Jalan SM Raja, Gang Masjid, Kecamatan Medan Amplas,” jelasnya, Rabu (5/2).
Faidir menerangkan, aksi curanmor itu terjadi pada Selasa (28/1) malam lalu. Kedua tersangka mencuri sepeda motor korban dari teras rumah dengan syang terkunci.
“Aksi kedua tersangka dipergoki korbannya yang berteriak,” terangnya polisi yang sedang melaksanakan patroli melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pengejaran dilakukan hingga dua tersangka berhasil ditangkap.
“Dari tangan kedua tersangka disita barang bukti 1 kunci T dan 1 unit sepeda motor Honda Vario putih nomor polisi BK 2600 AIQ,” beber mantan Kapolsek Medan Area tersebut.
Lebih lanjut, Faidir mengatakan kembali ditangkap pelaku curanmor berinisial AS (24), warga Jalan Tirto Sari, Gang Banten Kecamatan Medan Tembung, karena mencuri sepeda motor Honda Vario merah BK 2962 AIH di Jalan Panglima Denai, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, pada Senin (3/2) malam lalu.
Peristiwa itu dilaporkan korbannya ke Mapolsek Patumbak, hingga penyelidikan polisi mengendus keberadaan tersangka bersama sepeda motor curiannya di Jalan Panglima Denai.
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
“Terhadap Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman minimal 5 tahun hukuman penjara,” pungkasnya dikutip dari waspada. (red)
Post Views: 355