Penyamaran Terendus, Personel Polda Sumut Dibacok Bandar Sabu

News318 Dilihat

MEDAN Seorang bandar narkoba berinisial RA melakukan perlawanan saat hendak ditangkap personel Polda Sumut di Dusun III, Desa Pekubuan, Kabupaten Langkat pada Selasa 22 April 2025.

Akibatnya, satu personel Polda Sumut bernama Roni Damara Sitepu mengalami luka bacok di bagian tangannya.

Informasi dihimpun, Jumat (25/4) menyebutkan, awalnya Direktorat (Dit) Narkoba Polda Sumut menerima laporan dari masyarakat adanya bandar narkoba di Kabupaten Langkat.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Personel melakukan penyelidikan dengan menyamar sebagai pembeli narkoba untuk menangkap pelaku RA.

Tapi, penyamaran yang dilakukan terendus hingga pelaku RA memberikan perlawanan yang mengakibatkan satu personel Dit Narkoba Polda Sumut mengalami luka bacok pada bagian tangannya.

Setelah menyerang petugas, bandar narkoba di Kabupaten Langkat itu berhasil melarikan diri. Sementara korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Terpisah, Kasubbid Penmas Polda Sumut, Kompol Siti Rohani saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa pembacokan yang dilakukan bandar narkoba itu terhadap personel Polda Sumut.

“Untuk kasusnya masih didalami bang. Personel tengah melakukan pengejaran terhadap bandar narkoba yang melakukan penyerangan terhadap polisi tersebut,” tandasnya. (RED)