Pelaku Pencurian Buku Sekolah di Sergai Akhirnya Diamankan, Beraksi saat Liburan

News146 Dilihat

SERDANG BEDAGAI – Supomo (50) ditangkap polisi usai mencuri buku di SMP Muhammadiyah 17 Desa Pon, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), yang ditaksir mencapai senilai Rp81,7 juta.

Kanit Reskrim Polsek Firdaus Iptu Maruli Sihombing, Senin (28/8/2023), mengatakan pencurian itu diketahui pihak sekolah pada 17 Juli 2023. Saat hari pertama masuk sekolah setelah libur semester.

Kejadian itu pertama kali diketahui seorang guru yang baru tiba di sekolah. Ia melihat sejumlah buku-buku kelas 7, 8, dan 9 telah hilang dari lemari.

Pihak sekolah pun geger. Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 17 kemudian membuat laporan ke Polsek Firdaus pada 21 Juli.

Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap tersangka pada 24 Agustus dini hari laly di rumahnya, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Pelaku dibawa ke Polsek Firdaus untuk pemeriksaan lebih lanjut dan ke mana uang hasil pencurian itu digunakan pelaku.

“Yayasan Muhammadiyah mengalami kerugian sebesar Rp 81.781.800 gara-gara kejadian itu,” kata Iptu Maruli Sihombing. (Red)