Paul Dorong Seluruh Kecamatan Terapkan Bank Sampah Digital

News565 Dilihat

MEDAN – Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak dorong Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan bersama Camat diharapkan gencar melakukan sosialisasi terkait program Bank Sampah Digital yakni menggunakan aplikasi berbasis Web dan Android. Sehingga penanganan kebersihan khususnya sampah di Kota Medan dapat segera dituntaskan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Program Bank Sampah Digital sangat bangus diterapkan di seluruh Kecamatan di Kota Medan. Untuk memaksimalkan program itu, Camat dituntut mampu berinovasi dan mendukung penuh program Bank Sampah Digital,” ujar Paul Mei Anton Simanjuntak kepada wartawan, Jumat malam (6/1/2022).

Disampaikannya, untuk itu agar petugas kebersihan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan bersama Camat, Lurah serta Kepling di Kota Medan dipastikan paham dan mengerti soal Bank Sampah Digital. Bila perlu kata Paul mereka mendapat pelatihan khusus terlebih dahulu.

Menurut Paul, setelah aparat Pemko Medan paham soal Bank Sampah Digital lalu dapat diharapkan mensosialisasikan kepada masyarakat. “Kepling sebagai perpanjangan tangan Walikota harus paham sehingga mampu mengajari masyarakat,” sebut Paul.

Menurut Paul, pihaknya sangat mendukung diterapkannya program itu disetiap Kecamatan Kota Medan. “Jadi bukan hanya di Belawan saja tetapi hendaknya seluruh Kecamatan dapat berinovasi guna memaksimalkan penanganan sampah di Kota Medan. (rizky)