Melepuh Tersiram Air Mendidih, Pedagang Bakso Terima Bantuan dari Ricky Anthony

News, Politik240 Dilihat

Batang Serangan – Tubuh Edi Syahputra (40) melepuh tersiram kuah bakso dagangannya, Kamis (6/62024) lalu. Hal ini pun membuat hati anggota DPRD Sumut Ricky Anthony tergerak. Mendengar peristiwa naas yang dialami Edi, Ricky bergerak cepat memberi biaya perobatan sebesar Rp10 juta untuk warga Desa Sei Bamban, Kecamatan Batang Serangan, Langkat itu.

 

“Saya ingat dengan korban (Edi) itu. Dia pernah nolong kami saat undangan di daerah Batang Serangan beberapa waktu lalu. Dia rela meninggalkan dagangannya, untuk menunjukkan kami jalan ke lokasi pesata yang kami tuju,” kata Ricky, Kamis (4/7/2024) sore.

 

Terlepas dari kebaikan yang dilakukan Edi kepada Ricky, legislator muda dari Partai NasDem ini memang berjiwa sosial yang tinggi. Tak hanya bagi konstituennya, kiprah pemuda ramah ini juga sudah santer di tengah masyarakat Kabupaten Langkat.

Edi Syahputra, pedagang bakso yang tubuhnya melepuh tersiram air mendidih pada Kamis (6/6/2024) lalu.

“Kita berharap, biaya perobatan yang diberikan kepada Edi dapat membatu meringankan bebannya. Semoga bisa membantu proses penyembuhan kulitnya yang melepuh. Sehingga, Edi bisa kembali mencari nafkah untuk keluarganya,” tutur Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem ini.

 

Sementara, keluarga Edi sangat terharu dengan bantuan yang diberikan Ricky. Mereka berharap, agar pria dermawan ini dapat terus menjadi wakil rakyat yang selalu mendengar dan merealisasikan aspirasi masyarakat.

 

“Hanya Allah yang dapat membalas semua kebaikan pak Ricky Anthony. Bantuan yang diberikannya, sangat berarti dan bermanfaat untuk kesembuhan Edi. Semoga pak Ricky sukses dan sehat selalu serta senantiasa dalam lindungan Allah,” ujar Sri, salah seoerang kerabat Edi.

 

Diinformasikan, tubuh Edi Syahputra (40) melepuh sekira 70 persen. Kuah bakso dagangannya, tumpah ke punggung hingga ke bokongnya, usai sepeda motor dagangan Edi ditabrak orang tak dikenal, Kamis (6/62024) lalu. Tangan dan tubuh bagian depan Edi juga tersiram kuah bakso yang masih mendidih.

 

Kini, luka yang dialami Edi akibat peristiwa naas yang terjadi di Dusun Jati Mulyo, Desa Sei Bamban, Batang Serangan itu sudah berangsur pulih. “Kejadiannya di depan Bengkel Lubis. Waktu itu, dia (Edi) mau pindah lokasi untuk berdagang di tempat lain,” kata Sri, kerabat Edi, Kamis (4/7/2024) sore.

 

Saat pria anak 1 ini hendak pindah lokasi, sepeda motor yang dikendarainya ditabrak pengendara lain dari arah belakang. Edi pun terjungkal. Kuah bakso yang masih mendidih tumpah ke bagian belakang tubuhnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

 

Mulai dari leher, hingga ke bokongnya tersiram kuah bakso. Kedua tangan dan tubuh bagian depannya pun melepuh tersiram air bersuhu tinggi itu. Alhasil, sekira 70 persen tubuh pedagang yang sudah lebih 4 tahun berjualan ini melepuh.

 

Tak hanya itu, kaki Edi juga mengalami luka lecet karena tertipa sepeda motor yang dikendarainya. “Alhamdulillah, semua simpatik sama Edi. Mulai dari Camat Batang, Kades Sei Bamban dan elemen masyarakat lainnya memberikan bantuan kepada Edi untuk kesembuhannya,” tutur Sri.

 

Saat ini, Edi sudah mulai bisa beraktifitas ringan di kediamannya. Pedagang naas ini sudah bisa duduk dan berdiri sendiri. Namun belum bisa banyak berjalan, karena pungung dan tangannya belum sembuh total. (Ahmad)