Koperasi UMKM Syariah Sumut MoU dengan 2 Perguruan Tinggi

News601 Dilihat
GLOBALMEDAN.COM, MEDAN
Koperasi UMKM Syariah Sumatera Utara melakukan memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Islam Sumatera Utara ( UISU) dan Universitas Budi Dharma
untuk pengelolaan  keuangan di  Jalan Sembada XI No. 11  Medan Selayang.

Ketua Umum Koperasi Syariah Sumut Fikri Alhaq Fachryana mengatakan pengelolaan keuangan secara syariah harus diutamakan dalam koperas.

“Ini termasuk konsep ekonomi islam yang telah menjadi bagian dari kehidupan yang menyeluruh, dilandasi nilai-nilai bersumber dari Al-Qur’an dan hadist yang diaplikasikan melalui hubungan kepada Allah dan kepada manusia secara bersamaan,” kata Fikri Alhaq, Selasa (16/11/2021).

Disebutkannya, visi Koperasi UMKM Syariah Sumut mengedepankan serta menjadi wadah bagi  para UMKM memiliki potensi yang cukup besar dalam perkembangan dan kemajuan dalam sektor ekonomi tepatnya secara syariah.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Factor utama UMKM katanya merupakan kelompok bisnis yang berperan penting serta memiliki potensi yang cukup besar dan menjadi andalan ekonomi bagi masyarakat dan juga negara.

Kerjasama yang dilakukan dengan kedua perguruan tinggi  pada Minggu (14/11/2021) itu juga
dirangkai dengan pelatihan sistem mudharabah dan sistem akuntansi oleh Dr Hastuti Olivia selaku Sekretaris LPPM STAI Syekh H Abdul Halim Hasan Islahiyah Binjai bersama Dr Sri Rahayu dari UISU dan Dr Suginam dari Universitas Budi Dharma.

Kerjasama ini dilatarbelakangi dengan seluruh agenda kegiatan Koperasi UMKM Syariah Sumut yang berpegang teguh pada konsep Syariah terkhususnya dalam mengelola keuangan.

Selain itu menjunjung tinggi visi Koperasi Syariah Sumut yaitu “menjadi wadah anggota UMKM dalam meningkatkan kemampuan keuangan (khususnya) dan segala aspek manajemen bisnis (umumnya) sesuai syariah”

Kebutuhan paling mendasar bagi UMKM adalah pembiayaan serta manajemen  keuangan. Ini merupakan permasalahan yang sering terjadi pada  para UMKM.

Karena itu Ketua umum bergerak cepat dalam mengambil keputusan untuk Koperasi UMKM Syariah Sumut menggandeng dua universitas ini yang nantinya akan melakukan pembinaan keuangan atau ekonomi secara syariah.

Harapan besar Koperasi UMKM Syariah Sumut dalam menggandeng kedua universitas ini adalah dapat membuka wawasan para pelaku UMKM agar tidak terjebak kembali dengan pembiayaan riba seperti KUR dan kredit-kredit mikro serta dapat memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada.

UMKM harus memiliki standart kompentensi pengetahuan syariah dalam segala aspek manajemen baik dari segi SDM (Sumber daya manusia), pemasaran, produksi, bahkan sekalipun keuangan.

” Inilah peran Koperasi sebagai wadah bagi para pelaku UMKM yang nantinya lebih dapat meningkatkan kemampuan bagi para pelaku UMKM diberbagai aspek manajemen,” kata Fikri.

Menanggapi kolaborasi yang sangat positif ini,  Dr. Suginam, dan Dr. Sri Rahayu Damanik selaku perwakilan dari UISU dan Universitas Budi Dharma menyampaikan terimaksihnya karena sudah mempercayai  sebagai mitra dalam pengembangan Koperasi UMKM Syariah Sumut.

Hubungan kerjasama ini akan sangat berdampak positif untuk perkembangan dan kemajuan UMKM salah satunya dalam bentuk keuangan atau finansial secara syariah.

Kerjasama ini juga diharapkan  mampu menjawab segala keresahan UMKM dalam melakukan kegiatan ekonomi tanpa ada rasa khawatir dan was-was, karena telah terbekali dengan edukasi yang diberikan. ( swisma)