JNE Medan Terima Kunjungan Mahasiswa Malaysia Pelajari Logistik Indonesia

News374 Dilihat

MEDAN– Mahasiswa program studi Manajemen Bisnis Logistik, Kolej Komuniti Kuala Langat, Malaysia berkunjung ke JNE Medan di Komplek Pergudangan Amplas Trade Center Blok F,  Jalan SM Raja KM 10 Timbang Deli, Medan Amplas.

Kunjungan industri kampus ini berlangsung pada Selasa (8/10/2024) ini untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa dari Malaysia tersebut di bidang logistik.

Kepala Cabang Utama JNE Medan Fikri Alhaq Fachryana menuturkan pihaknya merasa bangga dipercaya sebagai perusahaan yang dikunjungi Kolej Komuniti Kuala Langat, Malaysia dalam program kunjungan industrinya.

“Kami berharap agenda ini dapat menjadi salah satu momentum baik rombongan yang hadir dan menjadi pengalaman baru dalam melihat proses logistik asli Indonesia yaitu JNE Express,” ungkapnya, Kamis (10/10/2024).

Dijelaskannya, sejak 1990 JNE hadir mewarnai industri logistik di Indonesia. Artinya, kata Fikri, sudah hampir 34 tahun merupakan usia yang sudah cukup matang sehingga JNE layak dijadikan percontohan dan pembelajaran bagi mahasiswa yang datang dari Malaysia itu.

Dalam kunjungan itu, para mahasiswa Manajemen Bisnis Logistik dapat melihat secara langsung ilmu yang mereka dapatkan di kelas untuk diterapkan di industri.

Selama kunjungan mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga berkesempatan untuk berkeliling melihat setiap proses bisnis yang ada di JNE Medan.

Hal ini dapat dimanfaatkan untuk menggali informasi lebih dengan bertanya kepada praktisi di bidang industri logistik, khususnya yang ada di JNE Medan.

Syahpudin sebagai dosen sekaligus Pengurus Kolej pada sambutannya mengucapkan rasa terima kasihnya kepada JNE Medan.

“Kami senang sekali disambut dan diterima dengan sangat baik oleh JNE Medan,” ucapnya.

Dijelaskannya, selain untuk membangun relasi, kunjungan industri ini juga diharapkan dapat bermanfaat bagi mahasiswa prodi Manajemen Bisnis Logistik, Kolej Komuniti Kuala Langat, Malaysia.

“Hari ini kami membawa rombongan sebanyak 25 orang yang terdiri dari 16 mahasiswa dan 9 dosen.  Semoga nantinya kami dapat kembali diizinkan untuk kunjungan industri ke JNE Medan,” harap Syahpudin.

Pada pertemuan tersebut, JNE menghadirkan Ariandi Hartanto selaku Head Operasional Outbound yang bertugas memperkenalkan dan menjelaskan terkait proses barang keluar (outbound).

Reza Hadi selaku Head Operasional Inbound Nasution juga ikut menjelaskan dari sisi proses barang masuk (inbound).

Rombongan mahasiswa dan dosen dari Kolej Komuniti Kuala Langat, Malaysia ini tidak hanya mempelajari pengenalan logistik Indonesia di JNE Medan secara teori.

Mereka juga diajak langsung untuk berkeliling melihat proses operasional, serta diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan staf JNE yang bertugas.

Rombongan juga mendapatkan penjelasan mengenai tantangan yang dihadapi industri logistik saat ini, serta solusi-solusi yang ditawarkan JNE.

Agenda kunjungan ini ditutup dengan pemberian sertifikat oleh JNE untuk para mahasiswa sebagai bukti kehadiran program industrial visit. (swisma)