JNE Gratiskan Biaya Pengiriman  untuk Bencana Gempa di Cianjur

News116 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN-Cianjur dilanda guncangan gempa 5,6 skala ritcher yang mengakibatkan ratusan korban jiwa dan kerusakan material. Tak hanya sekali guncangan juga diikuti oleh beberapa gempa susulan.

Warga pun harus mengungsi di tempat pengungsian serta tidak sedikit masyarakat yang kehilangan tempat tinggalnya.

Peristiwa ini menggugah banyak masyarakat dapat turut membantu untuk meringankan para korban gempa yang berada di Cianjur, Jawa Barat.

Dengan kapabilitas yang dimiliki  di bidang jasa pengiriman, JNE ingin berkontribusi dengan program JNE Peduli Bencana Cianjur.

Keterangan diperoleh redaksi, Jumat (25/11/2022) disebutkan, pada program ini JNE memberikan kemudahan pengiriman barang – barang bantuan bagi para korban bencana Cianjur dengan membebaskan biaya kirim.

Adapun ketentuan pengiriman bantuan tersebut, yaitu berat kiriman maksimal 10 kg per kiriman, tidak berlaku untuk pengiriman makanan basah, mudah busuk, cairan dan pakaian tidak layak pakai.

Pengiriman bantuan bencana alam ini dapat disalurkan melalui Posko Bencana Kantor Cabang Utama JNE Cianjur, Jl. KH. Abdullah Bin Nuh, Rancagoong, Cilaku, Cianjur, Jawa Barat (tidak dapat dikirim ke alamat pribadi).

Program ini berlaku mulai 22 – 30 November 2022 di seluruh Kantor Cabang Utama JNE di Indonesia.

Eri Palgunadi selaku VP of Marketing JNE menyampaikan, program JNE peduli bencana merupakan wujud komitmen  untuk terus berkontribusi dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, sesuai dengan semangat Connecting Happiness yang menjadi tagline JNE.

“Mrlalui program ini diharapkan dapat meringankan saudara-saudara kita yang saat ini menjadi korban bencana di Cianjur”, ujarnya.

Program bantuan ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya JNE juga secara konsisten memberikan program serupa, serta bantuan lainnya, seperti pada saat terjadinya bencana erupsi Gunung Semeru, banjir bandang dan tanah longsor di NTT.

Selain itu gempa bumi dan tsunami di Palu, banjir dan tanah longsor di Garut, banjir di Sukabumi, serta bantuan bencana di seluruh wilayah Indonesia lainnya.

Selain itu JNE juga berperan aktif untuk membantu pengiriman alat kesehatan pada saat pandemic covid 19.

Sejak bencana melanda sebagian wilayah Cianjur, JNE langsung bergerak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Salah satunya adalah memberikan bantuan yang disalurkan ke berbagai badan filantropi, serta bantuan materil kepada karyawan JNE yang terdampak di Cianjur.

JNE juga bekerja sama dengan berbagai pihak atau lembaga yang akan menyalurkan bantuan ke Cianjur, seperti pengiriman bantuan dari Rumah Zakat dan Jabar Quick Respon (JQR).

Eri menambahkan bahwa bantuan akan terus berlanjut mengingat kondisi korban yang masih memprihatinkan di beberapa wilayah Cianjur.

“Jalinan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak dan lembaga-lembaga lainnya akan sangat membantu dalam penyaluran bantuan dengan cepat untuk para korban yang tekena dampak bencana alam saat ini,” pungkasnya. ( swisma)