Jasa Raharja Raih Penghargaan di Indonesia Regulatory Compliance Awards 2025, Bentuk Apresiasi atas Komitmen terhadap Kepatuhan

News81 Dilihat

JAKARTA — Jasa Raharja meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2025 yang diselenggarakan oleh Hukumonline. Dalam acara yang berlangsung di Hotel JS Luwansa, Jakarta, pada Jumat, 9 Mei 2025 tersebut, Jasa Raharja dinobatkan sebagai ‘Best Enterprise in Regulatory Compliance’ untuk sektor Financial Services – Non-Bank pada level tertinggi, yaitu Sapphire.

Selain penghargaan terhadap institusi, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan juga menerima penghargaan sebagai ‘The Most Inspiring Leader’ untuk sektor Financial Services – Non-Bank. Kedua penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Jasa Raharja dalam membangun sistem manajemen risiko dan tata kelola yang kuat, serta menanamkan budaya kepatuhan di seluruh organisasi.

IRCA 2025 merupakan ajang penghargaan bergengsi yang memberikan apresiasi kepada perusahaan dan tokoh profesional atas pencapaian luar biasa di bidang kepatuhan terhadap regulasi. Penilaian dilakukan oleh dewan juri independen yang terdiri dari para profesional dan akademisi di bidang hukum, regulasi, dan kepatuhan.

Beberapa indikator penilaian utama meliputi inovasi dalam strategi kepatuhan, efektivitas implementasi regulasi, kematangan budaya risiko, serta kepemimpinan yang mendorong tata kelola yang unggul.

Jasa Raharja dinilai unggul karena keberhasilannya menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dan terstruktur, membangun sistem pengendalian internal yang kuat, serta menumbuhkan budaya kepatuhan yang menyeluruh di setiap level organisasi. Selain itu, perusahaan juga dinilai berhasil memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pelaporan regulasi, sekaligus memperkuat mitigasi risiko secara proaktif.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan Jasa Raharja dalam membangun sistem dan budaya kepatuhan yang berkelanjutan dan terintegrasi dalam setiap lini layanan,” ujarnya.

Menurut Harwan, keberhasilan Jasa Raharja meraih predikat tertinggi dalam IRCA 2025 tak lepas dari transformasi menyeluruh yang dilakukan perusahaan, mulai darik ebijakan, infrastruktur teknologi informasi, hingga penguatan kapasitas SDM di bidang manajemen risiko dan kepatuhan.

Ia mengungkapkan, “Kami meyakini bahwa kepatuhan bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi menjadi pondasi utama dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, accountable, dan berkelanjutan.”

Terkait penghargaan pribadi yang diterimanya, Harwan mengatakan hal tersebut sebagai bentuk amanah sekaligus pengingat untuk terus membangun budaya kepatuhan. “Saya merasa terhormat atas penghargaan ini. Ini menjadi tanggung jawab moral untuk terus berinovasi dan menginspirasi rekan-rekan agar menjadikan kepatuhan sebagai nilai inti dalam operasional perusahaan,” ujarnya.

Capaian ini menegaskan posisi Jasa Raharja sebagai institusi yang tidak hanya berkomitmen memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui program asuransi sosial, tetapi juga sebagai pionir dalam penerapan tata kelola yang baik, manajemen risiko yang kokoh, serta sistem kepatuhan yang responsif terhadap dinamika regulasi. (Red)