Hari ASEAN ke 58, Konsulat Malaysia di Medan Dorong Jaga Persatuan dan Kesatuan Antar Negara

Bertemakan Inclusivity and Sustainability

News401 Dilihat

MEDAN-Konsulat Jenderal Malaysia di Medan gelar Hari ASEAN ke 58 di
gedung Konsulat Malaysia, Jalan Diponegoro Medan  Kamis (21/8/2025).

Konsul Jenderal (Konjen) Malaysia di Medan Shahril Nizam Abdul Malek pada sambutannya menyebutkan,
sejak didirikan pada 8 Agustus 1967, ASEAN merupakan organisasi dari negara yang bersatu di lingkup Asia Tenggara.

Keberadaan ASEAN itu, katanya bertujuan sebagai perhimpunan perdamaian dan menjaga stabilitas di berbagai sektor.

“Melalui peringatan Hari ASEAN ke-58 ini, kami mendorong agar persatuan dan kesatuan antar negara tetap terjaga dalam stabilitas politik dan sektor lainnya,” kata Shahril .

Shahril juga minta generasi muda menyumbang ke ASEAN karena ASEAN bukan sebuah organisasi tapi merupakan keluarga besar yang harus tetap dipertahankan

Khususnya Kota Medan dan Sumatera Utara diharapkan juga dapat menjadi motor penggerak perdamaian di ASEAN, dan mendorong generasi memahami ASEAN.

“Ini harus diwariskan kepada generasi bangsa, para pelajar dan mahasiswa harus memahami peran dan fungsi dari ASEAN,” ungkapnya.

Konjen Malaysia di Medan
Shahril Nizam Abdul Malek saat beri sambutan

Disebutkannya, dalam Demographyc growth of ASEAN, organisasi yang saat ini beranggotakan 10 negara tumbuh 10,3 persen dalam 10 tahun terakhir yang mencapai 693,4 juta pada 2025.

Dengan jumlah penduduk lebih 670 juta jiwa, ASEAN merupakan terbesar dari sisi sumber daya manusia.

Shahril juga memaparkan selama berapa dekade, ASEAN penuh dengan dinamika dari berbagai sektor termasuk sektor ekonomi.

Produk domestik bruto (PDB) atau gross domestic product (GDP) ASEAN, katanya  kini mencapai 4 triliun dolar AS.

“Capaian ini termasuk kelima terbesar di dunia dengan pertumbuhan ekonomi 10,3 persen dan di 2025 diperkirakan jumlah penduduk bisa sebanyak 700 juta jiwa. Jadi dengan jumlah sumber daya yang besar itu, ASEAN harus lebih bersatu,” sebutnya.

Di hari ke 58 ASEAN ini,
dengan mengusung tema
Inclusivity and Sustainability atau Inklusivitas dan Keberlanjutan, shahril mengajak anggita ASEAN untuk menjaga pentingnya keberlanjutan.

Shahril juga mengungkapkan,
terjadinya konflik antara Thailand dan Kamboja pada Juli 2025 cukup mengancam kredibilitas dan reputasi ASEAN yang selama ini dibangun dan terjalin dengan baik.

Dari fenomena tersebut, Malaysia
yang diberi kepercayaan untuk kelima kalinya sebagai Ketua ASEAN telah mengambil langkah konkret dalam mendiplomasi dan memberikan wadah mediasi kepada dua belah pihak negara tersebut.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Disebutkannya, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahi mengambil langkah cepat dengan memfasilitasi keduanya untuk mengutamakan kepentingan negara masing-masing yang keduanya menginginkan resolusi damai, resolusi bersahabat untuk konflik ini, dan ingin ASEAN tetap terlibat.

Shahril menyampaikan, konflik tersebut mampu terselesaikan dengan hadirnya ASEAN. Karenanya dia berharap perhimpunan negara ini harus menjadi pilar utama motor perdamaian, khususnya di Kota Medan.

Sebagai Ketua ASEAN, Malaysia juga mengajak Pemerintah Kota Medan dan Pemprov Sumatera Utara, khususnya dan negara ASEAN, bersatu menjaga kestabilan politik dan ekonomi, hingga perhimpunan perdamaian dan stabilitas diberbagai sektor dapat terjaga dengan baik.

Hadir pada perayaan hari ASEAN ke 58 itu Direktur Tourism Malaysia Medan untuk Sumatera Rosalina binti Abdul Rahim, para Konsul negara sahabat, Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnain.

Hadir juga dari kalangan akademisi, seperti Rektor UMSU, Prof DR Agussani Rektor UMA, Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc, Wakil Rektor III Universitas Dharmawangsa, Umar Hamdan Nasution SE, MM, pelajar dan mahasiswa.

Pidato Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melalui video

Pada perayaan hari ASEAN ke 58 itu juga mendengarkan pidato Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melalui video yang menekankan perlunya inklusivitas dan keberlanjutan negara -negara ASEAN.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam sambutannya dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan, Aset dan Sumber Daya Alam (SDA) Dra Manna Wasalwa Lubis, MAP mengatakan peraayaan Hari ASEAN ke 58 ini bukan hanya seremonial tapi momentum untuk keluarga bersama.

Bagi Sumatera Utara, peringatan Hari ASEAN memiliki makna yang sangat penting. Disebutkannya provinsi ini memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Indonesia di bagian barat yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka.

” Jalur perdagangan tersebut di dunia yang menghubungkan banyak negara ASEAN. Posisi geografis ini menempatkan Sumatera Utara dalam interaksi perdagangan, investasi pariwisata dan pertukaran budaya dengan negara-negara ASEAN,” ungkapnya.

Menurutnya, perayaan ini tidak hanya diadakan secara seremonial semata tetapi juga merayakan nilai-nilai kebersamaan solidaritas dan kolaborasi yang menjadi utama dalam membangun Asia Tenggara yang damai maju dan sejahtera.

Pada perayaan hari ke 58 ASEAN itu juga diisi dengan pidato pemenang ASEAN esaay Competition 2024, Saranyaa Prommanop dan diakhiri dengan foto bersama serta jamuan makan siang.  ( swisma)