FKIM: Mari Jaga Kondusifitas, Biarkan dr. Juri Freza Fokus Benahi RSUD Aek Kanopan

LABURA – Ketua Forum Komunikasi Indonesia Mandiri (FKIM), A. Anas, mengajak semua pihak untuk tetap menjaga suasana kondusif menyikapi dinamika yang berkembang seputar RSUD Aek Kanopan. Ia menekankan, ketenangan publik sangat penting agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak terganggu oleh isu-isu yang beredar.

Menurut Anas, dalam proses perubahan dan pembangunan, wajar bila muncul kritik maupun sorotan. Hal itu adalah bagian dari dinamika demokrasi. Namun, ia berharap agar kritik tersebut disampaikan dengan cara yang membangun, tanpa menimbulkan kegaduhan yang justru menghambat perbaikan layanan kesehatan.

“RSUD Aek Kanopan adalah rumah sakit kebanggaan masyarakat Labura. Apapun isu yang muncul, mari kita sikapi dengan tenang dan dewasa. Jangan sampai semangat perubahan yang sedang dilakukan menjadi terganggu,” ujar Anas, Kamis (2/10/2025).

Ia juga memberikan apresiasi kepada Direktur RSUD Aek Kanopan, dr. Juri Freza, yang dinilai telah menunjukkan komitmen kuat dalam membenahi pelayanan publik di rumah sakit daerah tersebut. Sejak kepemimpinannya, kata Anas, banyak perubahan yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung.

“Pelayanan kini lebih cepat, tenaga medis lebih disiplin, lingkungan rumah sakit lebih bersih dan tertata. Itu bukti nyata bahwa dr. Juri Freza bekerja dengan sungguh-sungguh demi masyarakat,” tambahnya.

Sejumlah pasien dan keluarga pasien pun mengakui adanya perbaikan pelayanan. Mulai dari pendaftaran yang lebih tertib, dokter yang lebih komunikatif, hingga perhatian perawat yang semakin intens kepada pasien. Menurut Anas, hal ini adalah capaian yang harus diapresiasi, bukan justru dipinggirkan oleh isu yang membuat masyarakat resah.

Ia menegaskan, setiap masukan dan kritik tetap perlu didengar. Namun, semua pihak hendaknya menyerahkan proses penanganan isu atau laporan yang beredar kepada mekanisme yang berlaku di instansi terkait. Masyarakat diimbau tidak perlu panik atau terprovokasi oleh kabar yang belum tentu jelas kebenarannya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Yang paling penting saat ini adalah menjaga ketenangan dan memberikan kesempatan kepada manajemen RSUD Aek Kanopan untuk terus bekerja maksimal. Dengan suasana kondusif, kami yakin dr. Juri Freza dan jajarannya bisa lebih fokus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Labura,” tutup Anas. (Red)

Recent Posts