F-PDI Perjuangan DPRD Medan Usulkan Nama Soekarno Jadi Nama Jalan di Medan

News347 Dilihat

FORUM, Medan – Sebagai bentuk penghormatan kepada Pahlawan Nasional yang merupakan Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden Pertama Republik Indonesia (RI), Ir. Soekarno, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk menyematkan nama Ir. Soekarno sebagai nama salah satu nama ruas jalan di inti Kota Medan, tepatnya sebagai pengganti nama Jalan Balai Kota.

Pasalnya hingga saat ini, sebagai kota metropolitan sekaligus kota ketiga terbesar di Indonesia, tidak ada satu ruas jalan pun di Kota Medan yang disematkan nama Ir Soekarno. Sementara, nama-nama pahlawan nasional lainnya telah digunakan sebagai nama-nama jalan di Kota Medan.

“Fraksi PDIP mendorong Pemko Medan agar menyematkan nama Ir. Soekarno sebagai nama jalan di Kota Medan. Bung Karno (Soekarno) itu bapak proklamator, pahlawan nasional. Nama beliau sangat-sangat layak untuk kita sematkan pada salah satu ruas jalan di Kota Medan,” ucap Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, Robi Barus, Jumat (26/8/2022).

Namun, kata Robi Barus, pihaknya berharap agar nama Bung Karno dapat disematkan sebagai nama salah satu ruas jalan di inti Kota Medan (Jalan Balai Kota), bukan di pinggiran Kota Medan. Sebab, sosok kepahlawanan dan peran Bung Karno sangat besar dalam kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Kita harus bangga dengan sosok Bung Karno, sosok kharismatik yang dicintai rakyatnya dan disegani dunia. Kalau nama-nama pahlawan nasional lainnya saja bisa kita sematkan pada ruas-ruas jalan di Kota Medan, kenapa nama Bung Karno tidak ada. Nama Bung Karno kita harapkan bisa segera digunakan sebagai nama salah satu ruas jalan di inti Kota Medan,” ujarnya.

Apalagi, sambung Robi, hampir semua kota besar, bahkan hingga kota kecil di Indonesia memiliki nama Jalan Ir. Soekarno. Bahkan di luar negeri sekalipun, tepatnya di negara Maroko, nama Ir. Soekarno telah lama disematkan menjadi nama ruas jalan. Nama jalan itu dikenal dengan nama Rue Soekarno atau Avenue Soekarno.

“Apalagi Bung Karno pernah mengungkapkan, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawan. Untuk itu, kota yang besar juga adalah kota yang menghormati jasa para pahlawan. Makanya sebagai kota besar, Kota Medan harus memiliki nama jalan dengan nama Ir Soekarno yang kepahlawanannya diakui di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Robi menjelaskan, usulan nama Ir. Soekarno sebagai nama salah satu ruas jalan di Kota Medan sudah pernah diusulkan Fraksi PDIP DPRD Medan kepada Pemko Medan di sekitar tahun 2016 dan 2017, yakni tepat pada masa kepemimpinan T. Dzulmi Eldin – Akhyar Nasution.

“Dulu pernah kita usulkan agar nama jalan mulai dari simpang London Sumatera hingga Deli Plaza (Podomoro) atau yang saat ini dikenal dengan Jalan Balai Kota dapat diubah menjadi Jalan Ir Soekarno. Tapi sayangnya, usulan itu tidak ditindaklanjuti oleh Wali Kota Medan sebelumnya,” jelasnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Untuk itu, lanjut Robi Barus, Fraksi PDIP DPRD Medan berharap, di masa kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution ini, nama Ir. Soekarno dapat disematkan sebagai nama salah satu ruas jalan di inti Kota Medan.

Fraksi PDIP yakin dan percaya, Bobby Nasution akan menindaklanjuti usulan tersebut, apalagi bila nama Bung Karno bisa disematkan sebagai pengganti nama Jalan Balai Kota yang notabene berada di inti kota atau di seputaran Lapangan Merdeka Medan yang saat ini sedang dilakukan penataan.

“Kita yakin Pak Bobby akan merespon baik usulan kita ini. Kita juga meyakini, disematkannya nama Ir. Soekarno sebagai pengganti nama Jalan Balai Kota akan mendukung penataan kawasan Kota Tua Kesawan dan Lapangan Merdeka yang saat ini menjadi salah satu fokus Wali Kota Medan,” pungkasnya.(Net)