Camat Barumun Selatan Bersama Kepdes Rapat Kordinasi Memajukan Desa

News495 Dilihat

PADANG LAWAS – Camat Barumun Selatan, Sarwedi Hasibuan SE melaksanakan rapat koordinasi dan perkenalan diri sebagai camat yang baru bertugas, di Aula kantor Camat Barumun Selatan, Kabupaten Padang Lawas, Jum’at (28/6/24).

Camat yang didampingi Kasi Tata Pemerintahan Ali Basri Nasution AMd menghimbau kepada para Kepala Desa (Kades) supaya terus bersinergi dengan masyarakatnya dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Termasuk memajukan desanya dengan melakukan inovasi mengembangkan semua potensi sumber daya yang dimiliki.

Turut hadir Ketua Apdes Bercahaya Kecamatan Barumun Selatan Imran Harahap (Kades Gunung Intan), Sekretaris Tongku Kahar Hasibuan (Kades Tanjung Purbatua) dan Bendahara Ali Perdana Hasibuan SSos (Kades Batang Bulu Baru).

Camat Sarwedi Hasibuan SE yang merupakan mantan Camat Barumun Tengah ini menekankan, suksesnya pembangunan desa tergantung dari inovasi dan kreatifitas kadesnya bersama masyarakat desa terutama, kemampuan mengembangkan semua potensi sumber daya yang dimiliki, baik pengembangan pariwisata, pertanian maupun sektor perkebunan rakyat. Khususnya dalam upaya peningkatan ekonomi kerakyatan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Selain inovasi dan kreatifitas, dalam rapat tersebut juga dibahas tentang kerjasama dengan para Fokopimcam, Tokoh Ulama, tokoh adat, tokoh pemuda dan Naposo Nauli Bulung di setiap des di Barumun Selatan.

Terpenting, kata Sarwedi, para kades harus bisa bersinergi dengan pihak lainnya baik pemerintah maupun pihak swasta dalam memajukan dan mengembangkan desanya.

Sekarang ini, lanjut Sarwedi, para kades, perangkat desa serta pendamping desa, dapat bersinergi dalam pengelolaan dan perencanaan desa bisa tepat sasaran. Sehingga bisa kembali menghasilkan untuk menggerakkan ekonomi dan pembangunan desa kearah yang lebih baik lagi.

“Menggerakkan ekonomi desa, sehingga desa dapat mandiri dan produktif dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Tidak saja berimbas pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, tetapi memajukan dan mengembangkan desa,” ujarnya. (MS)