Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Lebaran Korban Kebakaran Terpenuhi

News488 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Musibah kebakaran melanda sekitar 40 rumah di Jalan Wahidin Kecamatan Medan Area, Minggu (1/5), dini hari sekira pukul 02.40 WIB. Api kemudian dapat dipadamkan pada pukul 06.10 WIB setelah petugas pemadam tiba. Tak ada korban jiwa pada musibah tersebut, walaupun akibatnya sebanyak 154 warga yang tadinya tinggal di sana saat ini tak punya tempat tinggal.

Melihat kondisi itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution pun langsung meninjau. Setelah hadiri kegiatan Hari Buruh Internasional, Bobby menjenguk para korban kebakaran.

Langkah pertama yang akan dilakukan Bobby adalah memerintahkan dinas terkait agar segera mencari tempat tinggal sementara bagi para korban kebakaran.

“Kurang lebih 154 warga jadi korban musibah ini. Sebagian sudah mengungsi ke rumah saudara. Dan sembilan di antara korban ada yang akan merayakan lebaran besok,” kata Bobby.

Selain mencarikan tempat tinggal sementara, Bobby juga memperhatikan fasilitas untuk para korban. “Tempat tinggalnya disiapkan. Fasilitasnya seperti selimut, sleeping bag, bad cover, hingga makanan untuk yang merayakan lebaran itu akan segera kami sediakan,” kata Bobby.

Beruntung tak ada korban luka atau meninggal dunia pada musibah tersebut. “Tapi yang luka-luka ringan harus segera diobati,” lanjut Menantu Presiden Jokowi itu.

Bobby Nasution juga mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan jalur untuk keadaan darurat di setiap pemukiman. Sebab diketahui petugas pemadam sulit masuk ke akses lokasi kejadian akibat kondisi sempit.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Kita imbau terus, itu selalu saya sampaikan agar warga segera melaporkan jika pemukiman tak ada fasilitas darurat. Kepada BPBD saya juga sudah minta agar disosialisasikan, apalagi ini dekat dengan rel kereta api,” pungkas suami Kahiyang Ayu itu.(rizky)